HomeUncategorizedRapor Merah Anies Baswedan: Gubernur 0%

Rapor Merah Anies Baswedan: Gubernur 0%

Published on

spot_img

 1,226 total views

JAKARTA – Pasca berakhirnya masa jabatan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan belum la ini, Fraksi PDI Perjuangan melaksanakan Media Briefing dan Diskusi Interaktif dalam rangka mempersiapkan pergantian Gubernur DKI Jakarta, Kamis 13 Oktober 2022.

Disksusi tersebut bertema Refleksi 5 Tahun Pemerintahan Gubernur Anies Baswedan.

Diskusi itu dihadiri Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Gembong Warsono, Serta Narasumber ternama, Yayat Supriatna (Pengamat Tata Kota), dan Adi Prayitno (Pengamat Politik). Juga Anggota Fraksi PDI Perjuangan dan Kawan Perjuangan lainnya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengungkapkan, ditinjau dari RPJMD DKI tahun 2017-2022 banyak janji, program, dan kinerja Anies yang buruk serta tidak jelas wujudnya.

Gembong bahkan menyebut Anies sebagai gubernur 0%.

“Bapak Anies bisa disebut sebagai Gubernur 0% yang hanya indah di kata kata dan rencana,” sebutnya.

Baca juga: Gelandangan di Jakarta Meningkat, PJ Gubernur Minta Dinsos Fokus, Bina Secara Humanis

Dia pun memaparkan beberapa kinerja Anies yang mendapatkan rapor merah.

Kinerja yang mendapat rapor merah itu antara lain: 

– Normalisasi sungai: 0%

– Naturalisasi sungai: 0%

– Pembangunan LRT Jakarta oleh BUMD PT Jakpro: 0% – Pembangunan LRT KPDBU: 0%

– Ambil alih air bersih dari swasta: 0%

– Pembangunan ITF dalam kota: 0%

– Pemipaan air bersih SPAM Jatilihur: 0%

– Membangun Science Park: 0%

– Electronic Road Pricing (ERP): 0%

– Fasilitas Park & Ride: 0%

– Taman Pintar: 0% (dari target 175 lokasi)

– Rumah DP 0 Rupiah: 2.332 unit dari target 232.214 (1%) – Rumah aman: 4 unit dari target 267 (1,5%)

– Wirausahawan OK OCE: 6.000 dari target 200.000 (3%)

Selain itu, Gembong memaparkan berbagai kebijakan dan pengambilan keputusan di Era Anies mengalami banyak kemunduran.

Berbagai kemunduran tersebut antara lain:

– Menutup akses ke website anggaran (ebudgeting).

– Video rapat tidak diupload ke Youtube.

– Menolak warga yang mengadu ke Balai Kota.

– Menghambat akses informasi kepada wartawan.

– Melanjutkan reklamasi Pulau L dan Pulau K di Ancol.

– Terjadi korupsi Rp 152 M di pengadaan lahan DP 0 Rupiah.

– Melanggar janji tidak akan menggunakan dana KLB dari swasta.

(Sumber: Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta)

 

Artikel Terbaru

Sidang Putusan Terdakwa Kasus Korupsi LPEI Rp 1,8 Triliun Digelar 22 Juni

INNNEWS – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta dijadwalkan menggelar sidang putusan terhadap para terdakwa...

BREAKING NEWS!! Istana Terguncang: IHSG Anjlok 4,9%, Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS di Tengah Skandal Korupsi BGN

INNNEWS — Istana Kepresidenan menghadapi tekanan berat setelah pasar keuangan Indonesia mengalami gejolak tajam bersamaan...

Nanik S Deyang Pimpin BGN, Publik Kembali Soroti Jejak Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

INNNEWS– Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional...

AI Forward Deployed Engineer: Profesi Baru yang Muncul di Era Kecerdasan Buatan

INNNEWS– Perkembangan kecerdasan buatan (AI) tidak hanya mengubah cara perusahaan bekerja, tetapi juga melahirkan...

artikel yang mirip

Sidang Putusan Terdakwa Kasus Korupsi LPEI Rp 1,8 Triliun Digelar 22 Juni

INNNEWS – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta dijadwalkan menggelar sidang putusan terhadap para terdakwa...

BREAKING NEWS!! Istana Terguncang: IHSG Anjlok 4,9%, Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS di Tengah Skandal Korupsi BGN

INNNEWS — Istana Kepresidenan menghadapi tekanan berat setelah pasar keuangan Indonesia mengalami gejolak tajam bersamaan...

Nanik S Deyang Pimpin BGN, Publik Kembali Soroti Jejak Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

INNNEWS– Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional...