865 total views
SEMARANG – Seorang petani dari Desa Kalibareng, Kendal, Jawa Tengah jadi sorotan publik pasca diundang menghadiri peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Kamis, 10 November 2022.
Subari, itulah nama dari petani yang dijuluki Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebagai “Pahlawan Sejati”.
Nama Subari muncul mengawali sambutan Ganjar saat memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan, meskipun dia bukan seorang juragan maupun tuan tanah.
Ganjar menyebut Subari adalah petani biasa yang luar biasa.
Bagaimana tidak, Subari menghibahkan lahan seluas 1.800 meter persegi untuk dijadikan embung untuk masyarakat di di Desa Kalibareng, Kecamatan Patean, Kendal, Jateng.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah kemudian memberi anggaran sebesar Rp3,5 miliar dan ditargetkan akhir tahun embung itu selesai.
“Beliau sangat berjasa tidak untuk warganya tapi juga Jawa Tengah,” kata Ganjar.
Kata Ganjar, sejak menjabat gubernur dirinya mencanangkan program seribu embung. Pelaksanaannya terkendala kurangnya lahan di desa-desa yang kekeringan.
“Suatu ketika pak Subari ini datang dan dengan lugunya bilang mau menghibahkan tanahnya,” terang Ganjar.
Ganjar lantas mengundang Subari dalam upacara Hari Pahlawan hingga mengajaknya berdialog tentang kerelaannya hatinya itu.
“Pak, masyarakat pengin dengar kok pak Subari ikhlas memberikan tanahnya jadi embung kenapa? Itu sudah izin juga sama istrinya dan diizinkan ya,” tanya Ganjar.
“Terus terang saya lihat petani lain itu kekurangan air, kalau tempat saya kelebihan, jadi supaya bisa merata di Kalibareng saya ikhlas,” kata Subari menjawab Ganjar.
Ganjar sempat bertanya mimpi apa yang membuat Subari memberikan tanah itu, padahal dia bisa mendapat uang lebih banyak jika menjualnya.
“Kalau uang kan sekadar saya nikmati sendiri pak, tapi kalau embung dibuat kan masyarakat bisa sejahtera jadi bisa mbantu,” tutur Subari disambar riuh tepuk tangan semua kalangan yang hadir pada upacara tersebut.
Ganjar lantas menyebut Subari sebagia contoh dari pahlawan hari ini.
“Subari menjadi pahlawan sejati untuk wilayahnya,” ucap Ganjar.
“Pak Subari adalah contoh pahlawan hari ini. Darinya kita belajar. Untuk jadi pahlawan tak perlu punya kekuatan super, tak perlu jabatan tinggi, atau kekayaan berlimpah. Cukup dengan keluasaan hati dan kesediaan untuk berkorban,” tambah Ganjar.
Tak hanya Subari, Gubernur Jateng dua periode itu juga menyebut sejumlah tokoh seperti Mbah Sadiman dari Wonogiri, Ridwan Sururi dari lereng Gunung Slamet, dan Jafar Labib pemuda asal Pati.
Tak lupa sosok yang terkenal dengan Rumah Sakit Apungnya, yakni dr Lie Darmawan.
Ganjar berharap, anak-anak muda dapat meneladani semangat kepahlawanan yang luar biasa dari tokoh-tokoh tersebut dalam berbuat hal-hal yang konkret bagi masyakarat.
Momen tersebut juga dibagikan Ganjar di media sosial resminya.


