HomeGaya HidupRosberg Ragu Bisa Juara di GP Monaco

Rosberg Ragu Bisa Juara di GP Monaco

Published on

spot_img

 390 total views

_x000D_

_x000D_

_x000D_
 

_x000D_

_x000D_
Pembalap Mercedes GP, Nico Rosberg tidak terlalu percaya diri bisa finis di urutan terdepan di GP Monaco. Meski menempati pole-position, pembalap asal Jerman itu ragu bisa bersaing dengan para kompetitornya. Ban menjadi masalah utama.
_x000D_

_x000D_
Komponen itu, kata Rosberg, sangat krusial untuk memacu mobil mencapai batas kecepatan. Namun Rosberg mengamati, sejauh ini Mercedes belum bisa mengatasi persoalan itu.

_x000D_

_x000D_
Masalah ini menjadi kendala utama di GP Spanyol. Start dari barisan depan di grid, Rosberg dan Lewis Hamilton belum bisa menciptakan kecepatan ideal.
_x000D_

_x000D_
Saat tim lain mulai menemukan jalan keluar, Mercedes GP justru masih mencari solusi atas masalah ban. Kendati masih gelisah, Rosberg masih tetap memelihara tim mampu menjawab tantangan itu sebelum lomba. Rosberg berharap, pengalaman mengecewakan di GP Spanyol dua pekan silam menjadi pelajaran berharga.
_x000D_

_x000D_
Rosberg antusias bisa mengawali balapan dari posisi pertama. Tetapi berkaca dari jalannya balapan di Barcelona, dia harus berjuang keras sepanjang balapan. "Kami finis 70 detik di belakang pemenang lomba (di GP Spanyol)," ujar Rosberg sebagaimana dikutip Autosport.
_x000D_

_x000D_
Putra mantan pembalap F1, Keke Rosberg itu menyatakan tim masih terus memperbaiki masalah ini. Sangat sulit untuk memahami kinerja ban dan keluar dari masalah itu sepenuhnya.

_x000D_

_x000D_
"Kami harus melakukannya secara bertahap. Tapi sejauh ini masih ada beberapa pertanyaan," keluh mantan pembalap BMW-Sauber itu.
_x000D_

_x000D_
Dia pun memprediksi, balapan nanti akan berjalan sulit. Selain harus melawan pembalap seperti Sebastian Vettel dan Fernando Alonso, Mercedes GP masih menyimpan kelemahan.

_x000D_

_x000D_
"Tapi kami tetap berharap bisa tampil lebih bagus dibanding di Barcelona. Semoga balapan nanti sedikit lebih baik dari harapan semula," ujar Rosberg menambahkan.

_x000D_

Artikel Terbaru

KELANGKAAN PERTALITE MELUAS, ANTREAN PANJANG TERJADI DI BALI HINGGA MALANG

INNNEWS – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite kembali melanda sejumlah daerah di Indonesia....

Karhutla Berskala Nasional: Mengapa Prabowo–Gibran Belum Menetapkan Bencana Nasional?

INNNEWS - Dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran memperlihatkan berbagai agenda politik dan pembangunan. Namun, ketika...

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

artikel yang mirip

KELANGKAAN PERTALITE MELUAS, ANTREAN PANJANG TERJADI DI BALI HINGGA MALANG

INNNEWS – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite kembali melanda sejumlah daerah di Indonesia....

Karhutla Berskala Nasional: Mengapa Prabowo–Gibran Belum Menetapkan Bencana Nasional?

INNNEWS - Dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran memperlihatkan berbagai agenda politik dan pembangunan. Namun, ketika...

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....