17 total views
INNNEWS – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite kembali melanda sejumlah daerah di Indonesia. Antrean panjang kendaraan dilaporkan terjadi di berbagai SPBU, khususnya di Bali dan Malang Raya, Jawa Timur.
Warga di Denpasar, Badung, Tabanan, dan Klungkung, Bali, harus mengantre hingga berjam-jam untuk mendapatkan Pertalite. Beberapa SPBU bahkan kehabisan stok, memaksa pengendara beralih ke Pertamax yang harganya jauh lebih mahal.
Situasi serupa juga terjadi di Malang Raya. Sejak awal pekan ini, antrean mengular di sejumlah SPBU Kota dan Kabupaten Malang.
Pertamina Tambah Pasokan
Menanggapi kondisi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga segera menambah pasokan. Di Bali, perusahaan menjadwalkan kedatangan kapal tanker dengan total muatan 26.200 kiloliter yang akan tiba secara bertahap. Gubernur Bali I Wayan Koster memastikan stok BBM di pulau tersebut aman untuk dua minggu ke depan setelah pasokan baru masuk.
Sementara di Malang, Pertamina menyatakan sedang melakukan penyesuaian pola distribusi akibat fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar.
Stok Nasional Diklaim Aman
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan stok BBM nasional masih dalam kondisi aman, berkisar 18–20 hari. Antrean yang terjadi disebut lebih disebabkan oleh gangguan distribusi dan lonjakan permintaan setelah banyak konsumen beralih dari Pertamax ke Pertalite.
Masyarakat diimbau untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.


