HomeGaya HidupReactible, Melodi yang Terkontrol oleh Kubus

Reactible, Melodi yang Terkontrol oleh Kubus

Published on

spot_img

 541 total views

CompusicianNews.com -Artistik- Musik yang biasanya hanya dapat didengar dan dirasakan, sekarang melalui Reactable, Musik juga dapat dilihat.  Reactable merupakan instrument music elektronik dengan tabletop Tangible User  Interface yang telah dikembangkan oleh Music Technology Group yang ada di Universitat Pompeu Fabra di Barcelona, Spanyol oleh Sergi Jorda, Marcos Alonso, Martin Kaltenbrunner dan Gunter Geiger. Di akhir tahun 2010, versi mobile reactable telah dirilis untuk iOS yang memberikan banyak kesempatan kepada musisi untuk proses Multi-touch sequencing.

_x000D_
_x000D_

Perangkat ini beroperasi dengan cara menempatkan kota-kotak yang disebut Tangibel pada meja permukaannya dan proses Interface-nya dengan layar visual via tangible atau fingertip, Virtual Modular Synthesizer yang dioperasikan dapat digunakan untuk membuat musik atau efek-efek suara.

_x000D_
_x000D_

Untuk tangible sendiri memiliki jenis yang berbeda-beda yang mewakili modul yang berbeda pula dari analog synthesizer. Audio frekuensi seperti VCO, LFO, VCF dan Sequencer merupakan tangible yang umum dipakai. Ada juga beberapa tangible yang mempengaruhi modul-modul lain; salah satunya disebut radar yang merupakan periodic trigger dan yang lain disebut tonalizer yang membatasi VCO pada nada-nada skala musik

_x000D_
_x000D_

Kebanyakan perangkat digunakan di saat konser, Reactable memungkinkan para musisi untuk menciptakan track atau karya dengn menekan beberapa objek yang ditempatkan pada layar multi-touch yang menyebabkan perubahan pada real-time musik sebagaimana feedback visual yang dapat anda ‘lihat” lagunya (Untuk lebih jelasnya, lihat videonya di Youtube “reactable”)

_x000D_
_x000D_

Anton Furner, yang membentuk Live Techno Act berkata bahwa fisikalitas Reactable memungkinkan kita untuk bergerak denganmusikalitas intuitif kita.

_x000D_
_x000D_

Dia menambahkan “Saat aku memainkan laguku seperti merangkai instrument band yang kemudian aku bangun beragam dan mencampurkannya pada permukaan meja real time di perangkat ini." 

_x000D_
_x000D_

Feedback Visual disini berarti anda dapat dengan jelas melihat musik dan juga mudah untuk dimengerti audiens mengenai apa yang anda kerjakan dan anda mainkan.

_x000D_
_x000D_

Meskipun Furner juga mengakui ada beberapa kelemahan, “Satu masalah dengan Reactable adalah kadang objek terhubung yang salah menyebabkan kekacauan di track anda." pungkas Furner.

_x000D_

Artikel Terbaru

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

artikel yang mirip

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...