HomeGaya HidupCompressorhead, Band Paling Cadas Di Dunia Robot

Compressorhead, Band Paling Cadas Di Dunia Robot

Published on

spot_img

 412 total views

Compusiciannews.com – Artistik – Namanya mungkin belum setenar Motorhead, AC/DC, atau Black Sabbath, namun penampilan band cadas asal Jerman ini dijamin membuat Anda terpukau.

_x000D_
_x000D_

Ya, Compressorhead adalah band beraliran Rock-Heavy Metal beranggotakan 3 personil asal negara Jerman. Namun, bukan pria bertubuh tegap dengan rambut gondrong, kaos hitam, dan tatoo sebagai personil band cadas ini, Anda justru akan menyaksikan 3 sosok robot yang punya nama Stickboy, Fingers, dan Bones.

_x000D_
_x000D_

Lahir pada 2007 silam, Stickboy alias robot penggebuk drum sengaja diciptakan dengan 4 buah lengan, 2 kaki, dan satu kepala bergaya Mohawk yang bisa terus headbang di atas panggung. Sedangkan instrument gitar dipercayakan pada robot yang punya nama Fingers. Ia bergabung bersama Stickboy pada tahun 2009 lalu setelah dilahirkan dengan 78 jari yang sanggup memainkan seluruh papan fret dan memetik senar gitar. Personil terakhir adalah Bones yang memainkan bass. Bones lahir sebagai anggota termuda pada tahun 2012 lalu.

_x000D_
_x000D_

Anda tak perlu heran, karena sekumpulan robot ini memang sudah didesain untuk bisa memainkan lagu-lagu dari band-band cadas seperti Pantera, Led Zeppelin hingga Ramones. Robot-robot ini terbuat dari potongan-potongan besi baja dan digerakkan dengan pneumatic elektro, serta musik yang dikontrol dengan MIDI.

_x000D_
_x000D_

Jika Anda penasaran dengan kemampuan robot-robot ini bermain musik, klik YouTube untuk menemukan beberapa video mereka. Salah satu video milik Compressorhead berjudul Compressorhead Ace of Spades ditonton lebih dari 5 juta penonton. Video ini merekam sesi latihan Compressorhead di basecamp mereka yang diberi nama Robocross.

_x000D_
_x000D_

Setelah beberapa kali melakukan tour dan tampil di ajang festival musik rock, Big Day Out, baru-baru ini Compressorhead tampil menjadi bagian dari konser General Electric Company (GE) yang bertajuk Brilliant Machines di Union Square, New York. Konser ini sekaligus bentuk kampanye yang menyuarakan sederetan program interaktif yang melibatkan konsumen di Industri Internet, yaitu bagaimana software dan hardware bisa dipadukan sedemikian rupa untuk masa depan yang lebih brilliant.

_x000D_
_x000D_

 

_x000D_

Artikel Terbaru

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

artikel yang mirip

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...