HomeGaya HidupPembajakan Via Internet, The Beatles Jadi Sasaran Nomer Satu

Pembajakan Via Internet, The Beatles Jadi Sasaran Nomer Satu

Published on

spot_img

 404 total views

CompusicianNews – Isu Terkini – Entah harus sedih atau senang, The Beatles telah tercatat sebagai artis yang paling sering menjadi sasaran pembajakan melalui media internet. Laporan ini disampaikan oleh MUSO, perusahaan pemantau gerakan anti-pembajakan yang berkantor di London.

_x000D_
_x000D_

The Beatles menduduki urutan pertama dalam daftar artis atau musisi yang paling sering menjadi sasaran pembajakan melalui media internet. Hasil ini diperoleh setelah MUSO melakukan penelitian dan menemukan file-file musik milik The Beatles yang telah diunduh secara illegal melalui situs-situs tertentu dalam beberapa tahun terakhir.

_x000D_
_x000D_

Melalui Music Week, MUSO mengeluarkan data bahwa telah ditemukan 186.876 file yang menampilkan karya musik The Beatles dan telah dihapus dari internet. Sedangkan untuk jumlah unduhannya adalah rata-rata 1.000 unduhan per file atau setara 190 juta unggahan illegal per tahun.

_x000D_
_x000D_

Urutan kedua diduduki oleh Fleetwood Mac dengan 72.984 file. Angka ini bahkan tak sampai setengah dari jumlah file milik The Beatles. Di urutan selanjutnya, ada musisi-musisi terkenal lainnya seperti Bob Marley, Led Zeppelin, The Rolling Stones, hingga ABBA.

_x000D_
_x000D_

Berikut adalah daftar 10 musisi yang paling sering menjadi sasaran pembajakan di internet, yaitu:

_x000D_
_x000D_

    _x000D_

  1. The Beatles (187.687 file yang diunggah ke internet
  2. _x000D_

  3. Fleetwood Mac (72.984 file)
  4. _x000D_

  5. Bob Marley (60.024 file)
  6. _x000D_

  7. Led Zeppelin (59.011 file)
  8. _x000D_

  9. Cliff Richard (56.576 file)
  10. _x000D_

  11. Stevie Wonder (45.496 file)
  12. _x000D_

  13. Jimi Hendrix (44.093 file)
  14. _x000D_

  15. Elvis Presley (40.794 file)
  16. _x000D_

  17. ABBA (35.193 file)
  18. _x000D_

  19. The Rolling Stones (34.444 file)
  20. _x000D_

_x000D_
_x000D_

Di satu sisi pembajakan memang merugikan bagi musisi, namun disisi lain pembajakan bisa jadi tolak ukur perihal minat masyarakat kepada musisi tersebut. Semakin sering dibajak, berarti semakin diminati pula karya musisi tersebut.

_x000D_

Artikel Terbaru

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

artikel yang mirip

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...