HomeTrendingAnies: Pemerataan itu Bangun Kota Kecil jadi Besar, Bukan Satu Kota di...

Anies: Pemerataan itu Bangun Kota Kecil jadi Besar, Bukan Satu Kota di Tengah Hutan 

Published on

spot_img

 874 total views

SOlO – Calon presiden (Capres) Anies Baswedan menyebut pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang digagas di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa menimbulkan isu ketimpangan baru.

Hal itu disampaikan eks Gubernur DKI Jakarta itu baru-baru ini saat berbicara di dialog publik Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Solo.

Menurut Anies, IKN bukanlah sebuah bentuk pemerataan di Indonesia. Sebab, pemindahan ibu kota itu justru menambah masalah baru.

“Ketika tujuan membangun kota baru dengan tujuan pemerataan, itu tidak menghasilkan pemerataan yang baru. Mengapa? Itu akan menghasilkan kota baru yang timpang dengan daerah-daerah di sekitarnya,” kata Anies.

Seharusnya jika tujuannya untuk pemerataan maka yang dapat dilakukan adalah membangun kota kecil menjadi menengah dan menengah menjadi besar di Indonesia.

“Jadi antara tujuan mau memeratakan Indonesia tidak, kalau mau memeratakan Indonesia maka bangun kota kecil jadi menengah, kota menengah menjadi besar di seluruh wilayah Indonesia, bukan hanya membangun satu kota di tengah-tengah hutan,” tambahnya.

Anies menerangkan, membangun kota besar di tengah hutan bakal membuahkan permasalahan baru, yakni ketimpangan. Sehingga pembangunan IKN justru bertolak belakang dengan tujuan pemerataan dari pemerintah.

Harusnya, kata Anies, pemerintah seharusnya membesarkan kota yang ada di seluruh Indonesia.

“Karena membangun 1 kota di tengah hutan itu sesungguhnya menimbulkan ketimpangan yang baru. Jadi antara tujuan dengan langkah yang dikerjakan itu nggak nyambung,” paparnya.

Kami melihat di sini problem, karena itu ini harus dikaji secara serius karena tujuan kita Indonesia yang setara, Indonesia yang merata,” tutup Anies.

Artikel Terbaru

Daftar Harga BBM Terbaru per 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter

INNNEWS-PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai...

13 Tersangka Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Jalani Rekonstruksi

INNNEWS-Penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, memasuki...

MENGAPA RUPIAH MELEMAH?

INNNEWS - Nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh banyak faktor. Tulisan ini mencoba menilai apakah...

Indonesia Tempel Vietnam di Puncak Klasemen AFF U-19 2026, Duel Penentu Juara Grup Menanti

INNNEWS – Timnas Indonesia U-19 kembali menunjukkan performa meyakinkan di ajang Piala AFF U-19...

artikel yang mirip

Daftar Harga BBM Terbaru per 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter

INNNEWS-PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai...

13 Tersangka Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Jalani Rekonstruksi

INNNEWS-Penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, memasuki...

MENGAPA RUPIAH MELEMAH?

INNNEWS - Nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh banyak faktor. Tulisan ini mencoba menilai apakah...