HomeHeadlineJelang Debat, KMS Minta Komitmen Capres Tuntaskan Kasus HAM Berat Masa Lalu 

Jelang Debat, KMS Minta Komitmen Capres Tuntaskan Kasus HAM Berat Masa Lalu 

Published on

spot_img

 1,153 total views

INN NEWS – Debat calon presiden (capres) perdana akan dilaksanakan oleh KPU hari ini, Selasa, 12 Desember 2023 malam dengan tema Hukum, HAM, Pemerintahan, Pemberantasan Korupsi, dan Penguatan Demokrasi.

Menjelang debat tersebut, Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri atas organisasi advokasi hukum dan HAM mengingatkan publik bahwa HAM bukan isu 5 tahunan atau isu pemilu saja.

“HAM adalah isu yang harus diselesaikan secara permanen, bukan hanya diusung menjelang pemilu,” ujar Julius Ibrani yang merupakan Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) dalam konferensi pers, Selasa (12/12).

Dijelaskannya, koalisi masyarakat sipil terus menuntut negara untuk menyelesaikan kasus HAM berat yang terjadi di masa lalu, secara khusus para korban penculikan dan penghilangan paksa pada tahun 1997-1998.

Baca juga: Malam Ini Debat Perdana Pilpres 2024, Penting Banget, Masyarakat Harus Nonton 

“Kasus ini sudah berlarut-larut selama puluhan tahun, dan belum ada titik terang. Korban dan keluarga korban masih menunggu keadilan,” kata Julius.

Koalisi masyarakat sipil juga meminta komitmen para capres untuk menegakkan hukum secara tegas dan adil, tanpa pandang bulu.

“Para capres harus berkomitmen untuk menyelesaikan kasus HAM berat masa lalu dan menegakkan hukum secara tegas dan adil,” kata Julius.

Sejak era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono hingga Presiden Joko Widodo, kasus tersebut masih mengambang, lanjutnya.

Bahkan lebih buruk lagi, sejumlah pihak seperti Budiman Sudjatmiko justru menyebut persoalan itu sudah diselesaikan negara. Padahal korban atau keluarga korban belum mendapat keadilan.

“Kami mengedukasi publik tentang sejarah masa lalu yang kelam supaya diselesaikan bukan di manipulasi,”

Koalisi masyarakat sipil berharap bahwa debat capres kali ini dapat menjadi momentum untuk mewujudkan penyelesaian kasus HAM berat masa lalu dan penegakan hukum yang berkeadilan.

Artikel Terbaru

Kebakaran Hutan Besar di Prancis dan Spanyol Paksa Lebih dari 300.000 Orang Mengungsi

INNNEWS – Kebakaran hutan yang dahsyat terus melanda wilayah barat daya Prancis dan beberapa...

Misteri Ijazah Jokowi Kembali Menguap, Ada yang Sengaja Biarkan Terus Dibicarakan?

INNNEWS – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter...

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gila: 6,25 Juta Penonton di Stadion & 5 Miliar Orang Saksikan di Layar!

INNNEWS – Piala Dunia FIFA 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola biasa. Ajang yang digelar...

Konflik AS-Iran Memanas Lagi: Iran Tutup Selat Hormuz, AS Balas Serangan, Harga Minyak Melonjak

INNNEWS – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak pada 13 Juli 2026. Iran...

artikel yang mirip

Kebakaran Hutan Besar di Prancis dan Spanyol Paksa Lebih dari 300.000 Orang Mengungsi

INNNEWS – Kebakaran hutan yang dahsyat terus melanda wilayah barat daya Prancis dan beberapa...

Misteri Ijazah Jokowi Kembali Menguap, Ada yang Sengaja Biarkan Terus Dibicarakan?

INNNEWS – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter...

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gila: 6,25 Juta Penonton di Stadion & 5 Miliar Orang Saksikan di Layar!

INNNEWS – Piala Dunia FIFA 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola biasa. Ajang yang digelar...