HomeHeadlineJelang Debat, KMS Minta Komitmen Capres Tuntaskan Kasus HAM Berat Masa Lalu 

Jelang Debat, KMS Minta Komitmen Capres Tuntaskan Kasus HAM Berat Masa Lalu 

Published on

spot_img

 1,104 total views

INN NEWS – Debat calon presiden (capres) perdana akan dilaksanakan oleh KPU hari ini, Selasa, 12 Desember 2023 malam dengan tema Hukum, HAM, Pemerintahan, Pemberantasan Korupsi, dan Penguatan Demokrasi.

Menjelang debat tersebut, Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri atas organisasi advokasi hukum dan HAM mengingatkan publik bahwa HAM bukan isu 5 tahunan atau isu pemilu saja.

“HAM adalah isu yang harus diselesaikan secara permanen, bukan hanya diusung menjelang pemilu,” ujar Julius Ibrani yang merupakan Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) dalam konferensi pers, Selasa (12/12).

Dijelaskannya, koalisi masyarakat sipil terus menuntut negara untuk menyelesaikan kasus HAM berat yang terjadi di masa lalu, secara khusus para korban penculikan dan penghilangan paksa pada tahun 1997-1998.

Baca juga: Malam Ini Debat Perdana Pilpres 2024, Penting Banget, Masyarakat Harus Nonton 

“Kasus ini sudah berlarut-larut selama puluhan tahun, dan belum ada titik terang. Korban dan keluarga korban masih menunggu keadilan,” kata Julius.

Koalisi masyarakat sipil juga meminta komitmen para capres untuk menegakkan hukum secara tegas dan adil, tanpa pandang bulu.

“Para capres harus berkomitmen untuk menyelesaikan kasus HAM berat masa lalu dan menegakkan hukum secara tegas dan adil,” kata Julius.

Sejak era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono hingga Presiden Joko Widodo, kasus tersebut masih mengambang, lanjutnya.

Bahkan lebih buruk lagi, sejumlah pihak seperti Budiman Sudjatmiko justru menyebut persoalan itu sudah diselesaikan negara. Padahal korban atau keluarga korban belum mendapat keadilan.

“Kami mengedukasi publik tentang sejarah masa lalu yang kelam supaya diselesaikan bukan di manipulasi,”

Koalisi masyarakat sipil berharap bahwa debat capres kali ini dapat menjadi momentum untuk mewujudkan penyelesaian kasus HAM berat masa lalu dan penegakan hukum yang berkeadilan.

Artikel Terbaru

11 WNA Jadi Leader Sindikat Scam Internasional di Solo Baru, Raup Miliaran Rupiah dari Korban

INNNEWS – Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah membongkar praktik penipuan daring atau scam...

Jutaan Jemaah Haji Mulai Padati Arafah, Puncak Ibadah Haji Berlangsung Khidmat

INNNEWS - Jutaan jemaah haji dari berbagai negara mulai memadati Padang Arafah menjelang pelaksanaan...

Tim KELADATA UBSI Solo Lolos 50 Besar Ajang Riset Bergengsi Kota Surakarta

INNNEWS - Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan di Kota Surakarta. Tim KELADATA dari...

Gelagat Tak Beres WO Penipu Pengantin di Jaktim Mulai Terlihat Jelang Hari Pernikahan

INNNEWS-Kasus dugaan penipuan yang dilakukan seorang wedding organizer (WO) di Jakarta Timur menjadi sorotan...

artikel yang mirip

11 WNA Jadi Leader Sindikat Scam Internasional di Solo Baru, Raup Miliaran Rupiah dari Korban

INNNEWS – Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah membongkar praktik penipuan daring atau scam...

Jutaan Jemaah Haji Mulai Padati Arafah, Puncak Ibadah Haji Berlangsung Khidmat

INNNEWS - Jutaan jemaah haji dari berbagai negara mulai memadati Padang Arafah menjelang pelaksanaan...

Tim KELADATA UBSI Solo Lolos 50 Besar Ajang Riset Bergengsi Kota Surakarta

INNNEWS - Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan di Kota Surakarta. Tim KELADATA dari...