HomeHeadlineIPE Terkini: Elektabilitas Ganjar-Mahfud Teratas, Amin Mepet Prabowo-Gibran 

IPE Terkini: Elektabilitas Ganjar-Mahfud Teratas, Amin Mepet Prabowo-Gibran 

Published on

spot_img

 1,065 total views

INN NEWS – Indonesia Political Expert (IPE) merilis hasil survei elektabilitas pasangan calon (Paslon) Capres-Cawapres sejak Agustus 2023 hingga Januari 2024.

Dari hasil survei tersebut, elektabilitas Paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengalami kenaikan yang signifikan pada Desember 2023.

Hal itu diungkapkan langsung Direktur Riset dan Survei IPE, Agustanto di Jakarta, Selasa, 2 Desember 2023.

“Jika dibandingkan dengan paslon lain, elektabilitas Ganjar-Mahfud mengalami kenaikan signifikan pada angka 36,57 persen dari 32,78 persen bulan November 2023,” Ungkap Agustanto.

Survei tersebut terdapati elektabilitas Ganjar-Mahfud unggul dibandingkan Prabowo-Gibran sebesar 32,77 persen, dan pasangan Anies-Muhaimin memperoleh 30,66 persen.

Penyebab naiknya elektabilitas Ganjar-Mahfud diungkapkan Agustanto tak lepas dari Tim Pemenangan Nasional (TPN) yang berdampak kepada masyarakat.

“Kinerja seluruh Tim Pemenangan tampak berjalan dengan baik, karena terjadi kenaikan pada seluruh paslon jika dibandingkan hasil survei awal di bulan Agustus/September. Ini dimungkinkan karena mesin partai, tim capres dan cawapres bekerja langsung ke masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, menurut Agustanto, pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) dalam melakukan kampanye dan mengkonsolidasikan massa Nahdlatul Ulama (NU). “Ini terbukti ada kenaikan yang signifikan pada elektabilitas pasangan tersebut (AMIN),” jelasnya.

Kemudian Agustanto menilai elektabilitas Prabowo-Gibran jalan ditempat juga dipengaruhi turunnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi yang sering digaungkan Paslon tersebut.

“Itu mempunyai relevansi yang cukup erat mengapa elektabilitas pasangan 02 terkesan jalan di tempat atau tidak mengalami kenaikan yang cukup signifikans jika dibandingkan dengan paslon lain,” terangnya.

Seperti diketahui, survei IPE dilaksanakan Agustus 2023-Januari 2024 di 416 Kabupaten dan 98 Kota se-Indonesia.

Teknik pengambilan sampel atau responden dilakukan dengan metode random purposive terhadap 2.400 responden dengan sampling error 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

 

 

 

Artikel Terbaru

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

artikel yang mirip

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...