HomeGaya HidupRosberg Ragu -- test insert hot news

Rosberg Ragu — test insert hot news

Published on

spot_img

 393 total views

_x000D_
Pembalap Mercedes GP, Nico Rosberg tidak terlalu percaya diri bisa finis di urutan terdepan di GP Monaco. Meski menempati pole-position, pembalap asal Jerman itu ragu bisa bersaing dengan para kompetitornya. Ban menjadi masalah utama.
_x000D_

_x000D_
Komponen itu, kata Rosberg, sangat krusial untuk memacu mobil mencapai batas kecepatan. Namun Rosberg mengamati, sejauh ini Mercedes belum bisa mengatasi persoalan itu.

_x000D_

_x000D_
Masalah ini menjadi kendala utama di GP Spanyol. Start dari barisan depan di grid, Rosberg dan Lewis Hamilton belum bisa menciptakan kecepatan ideal.
_x000D_

_x000D_
Saat tim lain mulai menemukan jalan keluar, Mercedes GP justru masih mencari solusi atas masalah ban. Kendati masih gelisah, Rosberg masih tetap memelihara tim mampu menjawab tantangan itu sebelum lomba. Rosberg berharap, pengalaman mengecewakan di GP Spanyol dua pekan silam menjadi pelajaran berharga.
_x000D_

_x000D_
Rosberg antusias bisa mengawali balapan dari posisi pertama. Tetapi berkaca dari jalannya balapan di Barcelona, dia harus berjuang keras sepanjang balapan. "Kami finis 70 detik di belakang pemenang lomba (di GP Spanyol)," ujar Rosberg sebagaimana dikutip Autosport.
_x000D_

_x000D_
Putra mantan pembalap F1, Keke Rosberg itu menyatakan tim masih terus memperbaiki masalah ini. Sangat sulit untuk memahami kinerja ban dan keluar dari masalah itu sepenuhnya.test

_x000D_

Artikel Terbaru

Karhutla Berskala Nasional: Mengapa Prabowo–Gibran Belum Menetapkan Bencana Nasional?

INNNEWS - Dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran memperlihatkan berbagai agenda politik dan pembangunan. Namun, ketika...

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

artikel yang mirip

Karhutla Berskala Nasional: Mengapa Prabowo–Gibran Belum Menetapkan Bencana Nasional?

INNNEWS - Dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran memperlihatkan berbagai agenda politik dan pembangunan. Namun, ketika...

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...