HomeGaya HidupSmartphone Terlanjur Bunuh MP3 Player

Smartphone Terlanjur Bunuh MP3 Player

Published on

spot_img

 354 total views

CompusicianNews.com – Isu Terkini – Dahulu, masyarakat lebih menyukai satu perangkat yang memiliki satu fungsi secara khusus saja. Hal ini dikarenakan satu perangkat dengan satu fungsi dianggap lebih durable alias tahan lama. Pasalnya, satu perangkat dengan berbagai macam fungsi dianggap akan lebih gampang rusak atau ringkih. Namun, perkembangan teknologi mikroprosesor terbukti telah membalikan mitos-mitos tersebut.

_x000D_
_x000D_

Sebelum tahun 1998, masyarakat mendambakan kemunculan perangkat pemutar musik yang secara khusus bisa menyimpan musik dalam jumlah banyak, mudah digunakan, dan mampu menghasilkan kualitas suara yang baik. Diamond Rio adalah produk MP3 Player pertama yang kemudian diikuti dengan kemunculan iPod di tahun 2001.

_x000D_
_x000D_

Pada tahun 2004, seorang Technology Editor dari MP3 Insider, Eliot Van Buskirk, pernah memprediksi bahwa telepon genggam dengan fitur pemutar MP3 akan semakin diminati di pasaran. Buskirk juga menyebutkan beberapa vendor telepon genggam seperti Nokia, Sony Ericsson, Motorola, dan Siemens telah berlomba-lomba menciptakan telepon genggam dengan pemutar MP3 serta media penyimpanan SD Card.

_x000D_
_x000D_

Kemudian, di tahun 2011, firma riset IHS iSuppli seperti mengamini prediksi Buskirk. Firma ini mengeluarkan sebuah tabel perkiraan jumlah perangkat keras yang beredar di pasaran. Disebutkan bahwa beberapa jenis perangkat keras seperti portable media players, portable navigation devices, dan digital still cameras yang dikeluarkan pabrik ke pasaran jumlahnya akan tetap sama hingga tahun 2015 mendatang. Perbedaan mencolok terletak pada dua jenis perangkat keras, yaitu smartphone dan tablet. Produksi sekaligus peredaran smartphone akan meningkat 28.5 persen pertahunnya, sedangkan tablet juga mengalami peningkatan sebesar 72.1 persen.

_x000D_
_x000D_

Perkiraan tersebut ternyata tak muluk-muluk. Terbukti, peredaran smartphone dan tablet saat ini sudah luar biasa massive. Dari kedua gadget tersebut bahkan masing-masing memiliki fitur pemutar MP3 di dalamnya. Entah apakah masih tersisa pengguna MP3 player di 2014 ini?

_x000D_
_x000D_

Perangkat multi guna seperti smartphone dan tablet bisa sukses dan terus diminati karena didasarkan pada keinginan orang-orang untuk bisa memangkas biaya kebutuhan hidup. Perangkat multi guna jelas lebih dipilih dibanding satu perangkat yang hanya memiliki satu fungsi saja dan bahkan harganya dirasa lebih mahal.

_x000D_
_x000D_

Prediksi terbaru Ericsson Mobility Report menyebutkan bahwa pertumbuhan smartphone akan semakin melonjak drastis hingga 2019. Untuk mencapai 1 miliar konsumen di seluruh dunia butuh waktu 5 tahun antara tahun 2007 hingga tahun 2012, 2 miliar hingga tahun 2014, dan sekitar 5 tahun untuk mencapai angka 5,6 miliar di tahun 2019 nanti.

_x000D_
_x000D_

Satu hal yang menarik, kabarnya China yang akan menjadi motor pertumbuhan smartphone. Sehingga, bisa dipastikan bahwa harga smartphone akan semakin terjangkau. Lalu, dimana nasib MP3 player akan berakhir?

_x000D_

Artikel Terbaru

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

artikel yang mirip

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...