HomeGaya HidupApa Sih Musik Ngak-ngik-ngok?

Apa Sih Musik Ngak-ngik-ngok?

Published on

spot_img

 272 total views

 

_x000D_
_x000D_

CompusicianNews.com – Industri – Sekitar tahun 50-an, musik rock n’ roll menjangkit bagaikan virus hampir di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia.

_x000D_
_x000D_

Musik rock n’ roll sebenarnya berakar dari musik blues yang di bawa kaum Afrika di Amerika. Rock n’ roll adalah musik yang sarat dinamika dan menjadi bentuk representasi kebebasan. Musik ini memang paling memikat kalangan anak muda yang cenderung  ekspresif.

_x000D_
_x000D_

Pada saat itu pula, Elvis Presley juga tengah sukses menjadi idola anak-anak muda di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Imbasnya, anak-anak muda gemar membuat band atau yang ketika itu populer dengan istilah orkes. Berbagai kompetisi orkes banyak diadakan dan salah satu yang paling terkenal adalah Festival Irama Populer.

_x000D_
_x000D_

Sayangnya, Presiden Soekarno melihat fenomena itu sebagai sesuatu yang berbahaya.  Bahwa hal  tersebut berpotensi meracuni jiwa dan budaya Indonesia, karena bisa jadi budaya bangsa akan hilang ditelan budaya Barat.

_x000D_
_x000D_

Hingga pada Hari Proklamasi 17 Agustus 1959, Presiden mengeluarkan Manifesto Politik bertajuk “Penemuan Kembali Revolusi Kita” yang dibacakan pada pukul 08.10 di Istana Merdeka, Jakarta. Melalui pidato tersebut, pemerintah Indonesia memutuskan untuk melindungi kebudayaan bangsa dari pengaruh asing terutama Barat.

_x000D_
_x000D_

Sejak Oktober 1959, Radio Republik Indonesia (RRI) diwajibkan untuk tidak lagi memutar lagu-lagu rock n’ roll, cha-cha, tango, mambo dan sejenisnya yang oleh Presiden Soekarno disebut musik ngak-ngik-ngok.

_x000D_
_x000D_

Definisi lagu ngak-ngik-ngok sendiri sebenarnya tidak jelas. Yang jelas, presiden melarang masuknya lagu-lagu Barat dan ketika itu sedang booming lagu-lagu The Beatles. Musik produk imperalis kapitalis dianggap mampu melemahkan semangat juang para pemuda sehingga generasi muda menjadi lebih suka hura-hura daripada bekerja atau belajar.

_x000D_
_x000D_

Namun, sikap pemerintah dan presiden yang nyata-nyata anti Barat justru semakin membakar kreativitas para seniman Tanah Air. Walaupun musik luar dicekal dan beberapa lagu dari dalam negeri yang dianggap ngak-ngik-ngok juga dicekal, semangat bermusik para musisi Tanah Air tak bisa dibendung. Salah satunya adalah Oslan Husein yang bermain bersama Orkes Teruna Ria pimpinan gitaris Zaenal Arifin. Mereka sempat suatu kali membawakan lagu Bengawan Solo karya Gesang dengan gaya bernyanyi ala Elvis Presley.

_x000D_

Artikel Terbaru

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

artikel yang mirip

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...