HomeGaya HidupKoes Bersaudara, Masuk Penjara Gara-Gara Nyanyi Lagu Beatles

Koes Bersaudara, Masuk Penjara Gara-Gara Nyanyi Lagu Beatles

Published on

spot_img

 421 total views

 

_x000D_
_x000D_

CompusicianNews.com – Industri – Judul di atas mungkin terdengar aneh, tapi demikianlah yang menimpa Koes Bersaudara di masa lalu. Tepatnya pada 29 Juni 1965 Koes Bersaudara dijebloskan ke penjara setelah penampilan mereka di sebuah pesta di Petamburan, Jakarta Pusat membawakan lagu The Beatles “I Saw Her Standing There”.

_x000D_
_x000D_

Ketika itu, Koes Bersaudara dilempari batu dan dipaksa menghentikan pertunjukan. Mereka juga dipaksa minta maaf dan berjanji untuk tidak memainkan lagu ngak-ngik-ngok lagi. Barulah empat hari setelah insiden tersebut mereka dijemput paksa dan dijebloskan ke penjara Glodok selama tiga bulan.

_x000D_
_x000D_

Insiden tersebut erat kaitannya dengan pidato Bung Karno pada 17 Agustus 1959 yang kala itu menjabat sebagai Presiden. Pidato bertajuk ”Penemuan Kembali Revolusi Kita” yang dibacakan pada pukul 08.10 di Istana Merdeka, Jakarta, ditafsirkan sebagai pelarangan jenis musik yang dianggap ngak-ngik-ngok. Padahal, apakah musik ngak-ngik-ngok dan bagaimana batasannya pun tidak jelas. Berikut sedikit kutipan pidato Bung Karno.

_x000D_
_x000D_

“Dan engkau, hai pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi, engkau yang tentunya anti imperialisme ekonomi dan menentang imperialisme ekonomi, engkau yang menentang imperialisme politik. Kenapa di antara engkau banyak yang tidak menentang imperialisme kebudayaan? Kenapa di kalangan engkau banyak yang masih rock n’ roll – rock n’ roll-an, dansa-dansaan ala cha-cha-cha, musik-musikan a la ngak-ngik-ngok, gila-gilaan, dan lain sebagainya lagi…”

_x000D_
_x000D_

Namun, virus rock yang sudah masuk ke Tanah Air memang tak bisa dibendung, tepatnya setelah film “Rock Around the Clock” diputar di Indonesia pada tahun 1957. Rock n’ roll tersebar terutama di kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya. Film “Rock Around the Clock” dibintangi Bill Haley, penyanyi dan gitaris yang mempopulerkan lagu wajib rock n’ roll, “Rock Around the Clock”. Bersamaan dengan itu, populer pula penyanyi Elvis Presley yang punya julukan “Raja Rock n’ Roll”.

_x000D_
_x000D_

Semangat rock n’ roll dan bermusik para personil Koes Bersaudara pun tak pernah padam. Lepas dari penjara pada 27 September 1965, Koes Bersaudara justru merilis PH berisi 12 lagu, diantaranya: “Mengapa Hari Telah Gelap”, “Di dalam Bui”, dan “Three Little Words”. Selain itu, Dimita Moulding Industries Limited dengan label Mesra juga memproduksi karya tersebut dalam format kaset dan diedarkan melalui Disco Records di tahun 1967. Dalam album tersebut terdapat lagu berjudul “To The So Called The Guilties” yang menjadi lagu rock berlirik protes pertama. Kemudian pada 2010, lagu tersebut diterbitkan kembali dalam format CD oleh Alan Bishop, seorang pemusik asal Seattle, Amerika, yang juga pendiri perusahaan rekaman Sublime Frequencies.

_x000D_
_x000D_

Semangat rock n’ roll juga membuat seniman berpikir cerdik mensiasati keadaan. Beberapa musisi membuat lagu bersemangat rock n’ roll dalam bahasa Indonesia, seperti Oslan Husein yang menyanyikan Bengawan Solo dalam nuansa rock.

_x000D_
_x000D_

 

_x000D_

Artikel Terbaru

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

artikel yang mirip

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...