323 total views
_x000D_
_x000D_
CompusicianNews.com – Industri – Tak banyak yang tahu bahwa sejak 1 November lalu Efek Rumah Kaca telah merilis full album mereka dalam format digital untuk diunduh secara gratis.
_x000D_
_x000D_
Dalam situs resmi mereka, tersedia beberapa album siap unduh, diantaranya album perdana, ‘Efek Rumah Kaca’ dan ‘Kamar Gelap’, album ‘Daur Baur’ dari Pandai Besi sebagai alterego Efek Rumah Kaca, serta ‘ERK RMX’ yang berisi lagu-lagu milik Efek Rumah Kaca yang sudah di-remix dan di-remake oleh musisi-musisi lain.
_x000D_
_x000D_
Hal ini tergolong unik karena vokalis Efek Rumah Kaca, Cholil, mengaku bahwa apa yang mereka lakukan adalah bentuk balas budi terhadap Internet dan masyarakat.
_x000D_
_x000D_
Jelas tercantum pada rilis pers band Efek Rumah Kaca, Cholil menyebutkan bahwa musik adalah bagian dari ilmu pengetahuan. Internet telah hadir dan memberi banyak manfaat bagi dirinya dengan menyediakan berbagai ilmu pengetahuan. Maka, atas dasar itulah Efek Rumah Kaca memutuskan untuk menggratiskan karya mereka sebagai bentuk balas budi atas segala ilmu pengetahuan yang disediakan oleh Internet dan masyarakat secara umum.
_x000D_
_x000D_
Sedangkan Adrian Yunan Faisal sang bassist juga menyatakan hal yang sama, bahwa band merasa sudah sangat banyak diuntungkan dengan tersedianya berbagai referensi musik di Internet bahkan secara gratis. Adrian juga mengaku bahwa hanya 10 persen dari isi komputernya adalah lagu-lagu dari musisi dalam negeri yang diperoleh dari membeli CD. Sedangkan 90 persen sisanya adalah lagu-lagu musisi dalam dan luar negeri yang diunduh secara gratis melalui Internet. Padahal, musik-musik tersebut yang kemudian menambah wawasan Adrian dan termasuk mempengaruhi musik Efek Rumah Kaca.
_x000D_
_x000D_
Tujuan utama Efek Rumah Kaca adalah bagaimana karya yang mereka buat bisa diakses dan tersampaikan pada masyarakat seluas-luasnya. Terlebih, Efek Rumah Kaca adalah band berlabel indie yang sudah berikrar untuk tidak masuk industry mainstream di Indonesia sehingga media promo yang sudah mapan jelas dilupakan. Maka, internet adalah satu-satunya solusi untuk bisa membuka akses seluas-luasnya pada masyarakat baik dalam maupun luar negeri.
_x000D_
_x000D_
Sekalipun merilis album-albumnya dalam format digital secara gratis, Efek Rumah Kaca juga merilis album ‘Daur Ulang’ dari Pandai Besi dalam format CD, kaset, dan piringan hitam. Bagi mereka, konten tetaplah yang utama jika dibanding dengan kemasan. Ada atau tidaknya rilisan album fisik juga tak pernah jadi soal. Yang tetap dipertahankan dan harus terus berjalan adalah musik itu sendiri, agar mereka tetap hidup dan hidup tak jadi berantakan.
_x000D_
_x000D_
_x000D_


