818 total views
CompusicianNews.com, Artistik: Dalam upaya mengkombinasikan kotak musik era abad 18 dengan teknologi saat ini, Music Drop dari Left Field Labs menawarkan para pecinta musik nostalgia sebuah kesempatan untuk memiliki kotak musik dengan cetakan 3D yang memutar setiap nada yang dibuat oleh pengguna kotak musik itu sendiri.
_x000D_
_x000D_
Melalui situs Music Drop, pengguna dapat mengakses interface editor musik yang memungkinkan mereka untuk menciptakan 1 nada melodi. Terdiri dari kisi-kisi dengan masing-masing row mewakili nada yang berada pada satu skala, tool ini memampukan pengguna untuk dengan mudah membuat nada yang dapat dikonversikan ke file yang dapat dicetak 3D menggunakan WebGL.
_x000D_
_x000D_
Saat nada-nada dan komponen dicetak, kotak musik kemudian disusun dan dikirim ke Music Drop yang didukung oleh Mozart kontemporer. Meskipun novel dan dengan produksi yang terbatas dikarenakan proses perangkaian dengan tangan, terdapat permintaan untuk perangkat audio yang mencampur teknologi baru dengan yang lama, seperti yang sudah terbukti dengan adanyanya Gremovox 1920 yang menginspirasi Bluetooth Gramaphone dan Giphoscope analog GIF player.
_x000D_
_x000D_
Dalam perancangan Music Drop, Left Field Labs mengeksplorasi ide-ide lebih jauh, memecah-mecah beberapa kotak musik gratis yang bertujuan untuk mengerti mesin fisik dari perangkat. Inisialnya, komponen prototype yang tercetak 3D dulunya tidak efektif, sebagaimana tim menemukan inti plastik yang mewakili masing-masing nada tidak dapat menahan tekanan dari sisir baja.
_x000D_
_x000D_
Perusahaan kemudian mengembalikan ke rancangan yang lebih klasik yang menyertakan proses pencetakan nada kedalam disc pintal dengan sistem gear dan bergantung pada bentuk yang akan memperkuat suara.
_x000D_
_x000D_
Inisialnya, Left Field Labs telah menawarkan Music Drop ini secara cuma-cuma. Bagaimanapun, dikarenakan permintaan yang tinggi, tim dari perusahaan pengembang saat ini tidak mengerjakan pesanan baru.
_x000D_
_x000D_
_x000D_


