HomeGaya HidupRoadi Handheld Robotic Tuner

Roadi Handheld Robotic Tuner

Published on

spot_img

 446 total views

Compusiciannews.com – Live Performance – Belajar untuk menyelaraskan nada pada gitar saat konser adalah rintangan pertama yang harus diatasi dan ini merupakan ‘kebutuhan yang jahat’. Anda perlu tahu bagaimana bunyi masing-masing dawai saat berselaras supaya saat proses penyelarasan anda tahu kalau gitar anda tidak berbunyi dengan selaras atau in tune.

_x000D_
_x000D_

Saat garpu tala anda beraksi, proses untuk menjaga agar dawai tetap berbunyi selaras perlu adanya sedikit tarikan pada bagian kepala gitar. Sepanjang tahun, gadget tambahan telah diperkenalkan untuk membantu para pemula dapat mengatasi masalah pitch pada gitar dengan sedikit usaha.

_x000D_
_x000D_

Roadie Turner, tune system yang diperkenalkan oleh Hasain Slaiby dan Bassam Jalgha yang merupakan kelompok band indepen memecahkan masalah tune ini dengan waktu yang singkat dan perangkat ini bekerja dengan bantuan smartphone supaya proses penyelasan nada gitar dapat berjalan.

_x000D_
_x000D_

Roadie Tuner telah dikembangkan melalui konsultasi dengan para pemain professional dan amitir sebagaimana pengajar dan yang diajar bertemu dan yang telah membantu membentuk perangkat ini melalui 4 prototype sampai sistem preproduksi saat ini. Dibuat dengan ukuran 5×8 cm, dengan berat 100 g, unit ini terhubung secara nirkabel ke smartphone atau tablet yang berjalan dengan aplikasi gratis di Android dan iOS.

_x000D_
_x000D_

Semua proses audio ditangani melalui aplikasi pada perangkat mobile, menggunakan mikrofon pada boardnya untuk menerima suara dawai gitar akustik atau dihubungkan kabel via adaptor untuk electric axe. Algoritma yang berjalan menghilagkan kebisingan pada gitar. Perintah dikirim via Bluetooth 4.0 ke Roadie dan grip atau pegangan pada unit perangkat itu mengencangkan dan melonggarkan kepala tune sebagaimana diperlukan.

_x000D_
_x000D_

LED Strip pada ujung Roadi Tuner memberikan idikator status yang sekejap. Selama penyelarasan, lampu pada LED akan berwarna hijau saat dawai siap dipakai atau sudah selaras, lampunya berubah menjadi biru jika ada suara yang eror, lampunya akan berubah menjadi merah.

_x000D_
_x000D_

Proses ini terus diulang-ulang pada tiap-tiap dawai sampai gitar siap dipakai atau sudah selaras. Sistem ini menawarkan range yang berjalan dari A1(55 Hz) ke A5 (880 Hz). Aplikasi pada perangkat ini memungkinkan pemain gitar untuk memilih proses tuning yang alternative dari list yang ada atau mungkin pemain gitar itu akan membuat nada sendiri dan juga menyertakan fungsi yang memonitor keadaan tiap dawai, apah masih selaras atau sudah tidak slaras. Makin sering aplikasi dan roadie dipakai, sistem prediksinya akan lebih baik. Perangkat ini juga memenuhi untuk pembuatan profil individu hingga mencatat pemeliharaan instrumen dalam history.

_x000D_
_x000D_

Unit yang seukuran genggam telapak ini sudah disertakan batrei Li-Pol yang bagus untuk proses tuning saat proses pengisian batrei dan juga dapat dihubungkan via micro-USB port yang diintegrasikan.

_x000D_
_x000D_

Tim pengembang telah menghabiskan beberapa bulan bekerja dengan perusahaan manufaktur di Shenzhen, China untuk mempersiapkan prototype untuk dijual dipasar. Untuk memperoleh model produksi ke tangan musisi, Kickstarter, perusahan funding atau pembiayaan terbesar yang mengembangkan perangkat ini, membuat suatu kampanye yang telah diluncurkan untuk mempromosikan produk ini.

_x000D_
_x000D_

            

_x000D_

Artikel Terbaru

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

artikel yang mirip

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...