482 total views
CompusicianNews.com – Industri – Terdapat pertempuran untuk pasar yang dinamai ‘second screen’. Jaringan sosial dan aplikasi mulai merambah perhatian dalam telpon selular dan tablet sementara penggunannya menyaksikan televisi.
_x000D_
_x000D_
Sebuah penelitian di bulan agustus dimana data penelitian itu menunjukan bahwa kebanyakan orang dewasa menghabiskan waktu mereka di ruang tamu menyaksikan televisi, 53% lainnya secara simultan menggunakan perangka dan gadget lain.
_x000D_
_x000D_
Tapi salah satu bagian yang lebih menarik perhatian dari fenomena kultur ini adalah bahwa dibalik setiap individu yang mengirimkan informasi ke media sosial mereka, terdapat kelompok besar yang secara aktif melihat untuk menerima informasi dan mereka menggunakan analisa predictif untuk memperkirakan trend yang akan hadir.
_x000D_
_x000D_
Shazam adalah aplikasi yang dapat melakukan itu. Pengguna dapat mengunggah lagu segemen yang mereka dengarkan di TV, radio atau mall dan mencari tahu nama penyanyi lagu itu. Pengguna membuat 5 juta identifikasi lagu setiap harinya dan shazam menggunakan data ini untuk memprediksi artis yang akan menerima perhatian mainstream tahun berikutnya.
_x000D_
_x000D_
Sam Smith adalah salah satu orang yang terlibat, pria kelahiran London, Inggris ini mungkin kurang anda kenali namun aplikasinya memiliki bentuk yang bagus saat menjalankan fungsinya memprediksi artis yang mungkin memperoleh daya tarik besar.
_x000D_
_x000D_
Aplikasi ini juga mengkombinasikan ulasan kritik dari sejumlah orang yang menggunakan Shazam untuk mencari lagu dan mengerti artis mana yang menghasilkan interest yang besar. Ini berarti selain hanya bergantung pada kritik musik, Shazam juga dapat menggunakan perilaku consumer untuk membuat suatu penilaian mengenai prestasi artis.
_x000D_


