354 total views
CompusicianNews.com – Industri – Artikel ini ditulis berdasarkan catatan pelajaran dari Music Marketing milik Billy O’Connell di Loyola University, New Orleans, Amerika Serikat yang mengeksperimen dengan model pemasaran yang baru sepanjang karirnya.
_x000D_
_x000D_
Beliau berkomitmen untuk mendukung para musisi indie dalam mengejar karir dan berkarya, menghasilkan karya-karya yang produktif dengan membimbing mereka untuk melakukan praktek-praktek dan membantu dalam membuat ikatan yang kuat dan mendukung dengan audiens mereka.
_x000D_
_x000D_
Setiap tindakan yang anda ambil adalah suatu kesempatan untuk mengkomunikasikan karya anda pada audiens. Setiap interaksi pada media sosial, setiap email yang anda kirim dan respon, setiap acara yang anda adakan, setiap lagu dalam album sampai segalanya yang anda masukan pada cerita anda adalah kesempatan.
_x000D_
_x000D_
Dalam kata lain: segala komunikasi itu berharga.
_x000D_
_x000D_
Pada hal ini, pemasaran musik menjadi proses yang sedang berjalan dari proses mengkomunikasikan nilai-nilai anda sebagai band dan pengalaman yang terasosiasi dengan menjadi penggemar anda.
_x000D_
_x000D_
Pemasaran musik dapat dibagi ke dalam 2 proses:
_x000D_
_x000D_
- _x000D_
- Jalin hubungan dengan penggemar anda.
- Beri mereka alasan kenapa mereka harus membeli karya anda.
_x000D_
_x000D_
_x000D_
_x000D_
Penggemar berat secara dekat biasanya ingin mengasosiasikan keanggotaan dalam komunitas musik anda dengan identitas pribadi mereka. Maka dari itu, mereka menempatkan nilai yang lebih besar pada pengalaman dan konten yang anda tawarkan daripada uang mereka sendiri.
_x000D_
_x000D_
Anda tidak dapat memasarkan ke semua orang jadi anda harus menemukan cara untuk mengecualikan penggemar-penggemar yang membuang waktu anda. Lakukan ini untuk lebih memfokuskan perhatian anda ke penggemar anda saja yang secara aktif mendukung anda.
_x000D_
_x000D_
Ciptakan kesadaran untuk memuaskan penggemar anda melebihi expektasi mereka.
_x000D_
_x000D_
Setiap artis dan manager ingin membangun kesadaran dari acara penting dan tanggal perilisan tapi pemasaran musik yang efektif itu lebih penting dibanding mempromosikan musik dan live show, hal ini lebih kepada bagaimana mengkomunikasikan ide-ide, nilai dan identitas sebagai band pada audiensnya yang sangat spesifik.
_x000D_
_x000D_
Bertanyalah pada diri anda mengenai pertanyaan ini:
_x000D_
_x000D_
- _x000D_
- Definisikan diri anda sebagai artis – apakah yang anda lakukan itu lebih baik dibanding orang lain?
- Siapakah audiens anda yang ideal? Kesamaan apa yang anda miliki dengan mereka?
_x000D_
_x000D_
_x000D_
_x000D_
Ada saat Diana audiens anda yang ideal hanya mencapai 100 orang saja tapi itu bukan masalah jika anda dapat membuat 100 fans itu senang dengan karya anda atau anda dapat memmenuhi ekspektasi mereka, jika 100 orang ini bisa senang dengan karya anda, andapun juga dapat membuat 1000 fans anda senang dan seterusnya.
_x000D_
_x000D_
Anda harus menjadi pengecualian berapapun banyaknya penggemar anda, karena dengan melebihi ekspectasi penggemar anda adalah satu-satunya cara penggemar anda akan membicarakan anda pada temannya.
_x000D_
_x000D_
Bagian penting dari mengkomunikasikan nilai pada fans anda adalah mengenali nilai mereka pada anda sebagai seorang artis.
_x000D_
_x000D_
Nilai itu timbal-balik anda bergantung pada penggemar anda untuk mendukung karir anda dan penggemar andapun bergantung pada anda untuk mengejutkan mereka dengan karya-karya terbaru anda dalam musik.
_x000D_
_x000D_
Berhentilah menyerukan sebuah informasi dan menawarkan konten atau pengalaman pada follower dan penggemar anda di media sosial melainkan lebih baik membuat data email yang secara khusus anda gunakan untuk menginfokan atau berkomunikasi dengan penggemar anda.
_x000D_
_x000D_
Penggemar yang passionate biasanya selalu menantikan album terbaru dari anda dan maka dari itu perlu suatu ide-ide menarik yang harus anda pikirkan untuk setiap pembuatan album baru sehingga penggemar anda akan semaikin excited dengan anda.
_x000D_


