789 total views
INN NEWS – Richard Eliezer atau Bharada E baru-baru ini ditetapkan sebagai salah satu tersangka kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Mendengar kabar tersebut, keluarga Eliezer di Manado buka suara. Menurut keluarga, Bharada E dalam kesehariannya merupakan sosok anak yang baik dan patuh kepada orang tua.
Hal itu diungkapkan oleh Paman Bharada E, Royke Pudihang saat ditemui di kediamannya di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), seperti disiarkan di YouTube Metro TV belum lama ini.
Roy mengungkapkan bahwa Bharada E juga aktif berorganisasi sebagai pemuda gereja hingga tergabung dalam komunitas pecinta alam.
Adapun saat ditetapkannya Bharada E sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, Roy menuturkan bahwa keluarganya berpasrah kepada Tuhan.
“Untuk permasalahan Bharada E kami keluarga hanya menyerahkan kepada Tuhan. Nanti Tuhan yang menolong,” ungkap Roy.
Dia mengatakan bahwa seluruh anggota keluarga terkejut saat mendengar kabar terkait keterlibatan Bharada E dalam kasus penembakan Brigadir J. “Semua keluarga kaget. Semua sudah terjadi, kita serahkan sama Tuhan,” jelasnya.
Ungkap Roy, seluruh keluarga berharap agar Bharada E tetap kuat menghadapi kasus pembunuhan Brigadir J yang menjeratnya.
Bharada E juga diminta keluarga besar agar dapat mengungkapkan cerita yang sebenarnya terkait kasus penembakan Brigadir J.
“Kami seluruh keluarga, semua orang Manado, orang yang ada di sini, Sulawesi Utara juga mendukung, yang penting dia dapat berkata jujur,” ucap Roy.
“Jangan takut berkata benar, karena orang yang berkata benar pasti ditolong Tuhan,” pinta keluarga ke Bahrada E.
Bharada E dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan juncto Pasal 55 dan 56 KUHP tentang penyertaan.
Bharada E diperintahkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, yang kini juga berstatus sebagai tersangka pembunuhan, untuk menembak Nofriansyah Josua Hutabarat alias Brigadir J.
Peristiwa penembakan Brigadir J ini terjadi di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022).
Bharada E pun telah mengajukan untuk menjadi justice collaborator dalam kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J tersebut.


