HomeUncategorizedAPTINDO: Suplai Gandum di Indonesia Aman

APTINDO: Suplai Gandum di Indonesia Aman

Published on

spot_img

 1,217 total views

INN INDONESIA – EKONOMI – Direktur Eksekutif Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) Ratna Sari Loppies mengungkapkan, saat ini suplai gandum Indonesia aman, tidak terganggu oleh perang Rusia dan Ukraina.

Hal tersebut diungkapkan Ratna lantaran viralnya informasi harga mi instan yang naik tiga kali lipat dikarenakan harga gandum yang mahal.  Namun PT Indofood kini menyebut informasi tersebut tidak benar.

Baca juga: Viral Mi Instan Naik 3 Kali Lipat, Indofood: Tidak Benar, Berlebihan!

Pasokan gandum ke Indonesia kata Ratna, banyak didatangkan dari Australia, Amerika, ataupun Kanada.
“Importir gandum ke Indonesia yang terbesar bukan Rusia. Yang besar itu dari Australia,” ungkap Ratna belum lama ini mengutip TribunNews.

Untuk mi instan sendiri, terdiri dari beragam komponen seperti gula, minyak, cabai, bawang, dan lain-lainnya. Belum lagi pada kemasannya terdapat komponen seperti plastik dan juga karton.

“Mi instan kalau naik kan tidak hanya terigu, dalam mi instan itu komponennya banyak seperti cabai, minyak, ada juga packaging,” ujarnya.

Dalam catatan Aptindo, harga tepung hanya berkontribusi sekitar 20 persen dari total biaya produksi mi instan. Ratna mengatakan kenaikan harga mi instan justru bisa akan berdampak langsung ke komoditas bahan pokok lainnya seperti cabai dan minyak goreng.

Sementara industri berbasis tepung yang lain seperti roti dan biskuit relatif aman.

“Karena di produk tersebut ada gula, mentega, susu, dan bahan lainnya, tidak melulu tepung terigu,” kata Ratna.

Ratna menilai kenaikan harga tepung terigu malah berdampak pada industri berbasis tepung berskala kecil dan menengah.

Beberapa industri tersebut di antaranya mi basah yang biasa dipasok untuk penjual mi ayam hingga kue tradisional.

Artikel Terbaru

Alasan Struktur UPTD PLDPI Solo Dihapus Mulai Oktober, Layanan Tak Dihentikan

INNNEWS — Pemerintah Kota Solo akan menghapus struktur kelembagaan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)...

Status Darurat TPA Putri Cempo Solo Berakhir, DLH Kaji Pemanfaatan Sampah Bekas Kebakaran

INNNEWS — Status tanggap darurat kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo,...

Kebakaran Apartemen di Penjaringan Jakut: 53 Orang Dievakuasi, Diduga Akibat Korsleting Listrik

INNNEWS — Kebakaran melanda Apartemen Teluk Intan di Jalan Teluk Intan, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan...

Perintah Prabowo Bikin Pendidikan di PTN Gratis Ditindaklanjuti

INNNEWS — Instruksi Presiden Prabowo Subianto agar biaya pendidikan di perguruan tinggi negeri (PTN)...

artikel yang mirip

Alasan Struktur UPTD PLDPI Solo Dihapus Mulai Oktober, Layanan Tak Dihentikan

INNNEWS — Pemerintah Kota Solo akan menghapus struktur kelembagaan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)...

Status Darurat TPA Putri Cempo Solo Berakhir, DLH Kaji Pemanfaatan Sampah Bekas Kebakaran

INNNEWS — Status tanggap darurat kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo,...

Kebakaran Apartemen di Penjaringan Jakut: 53 Orang Dievakuasi, Diduga Akibat Korsleting Listrik

INNNEWS — Kebakaran melanda Apartemen Teluk Intan di Jalan Teluk Intan, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan...