820 total views
SOLO, INN INDONESIA – Harga telur ayam dan tepung melonjak di sejumlah daerah. Kenaikan dua bahan pokok itu juga ditemukan di sejumlah pasar tradisional di Kota Solo, Jawa Tengah.
Di Pasar Harjodaksino, Jl Yos Sudarso, Danukusuman, Serengan, Solo, Rabu (24/8/2022), harga telur ayam kini mencapai Rp 28 ribu hingga Rp 29 ribu per kilogram. Sebelumnya harga telur per kilonya Rp 26 ribu.
Sementara itu untuk harga tepung terigu kini mencapai Rp 10.500 per kilogram. Sebelumnya harga tepung Rp 9 ribu per kilonya. Sejumlah pedagang mengatakan, kenaikan harga telur dan tepung sejak 16 Agustus lalu.
Baca juga: Harga Telur Ayam dan Tepung di Solo Melonjak, Minyak Goreng dan Cabai Aman
“jelang malam tirakatan lalu,” ungkap Siti (30) saat diwawancarai INN Indonesia.
Para pedagang juga tidak tau alasan pasti tentang kenaikan harga tersebut, karena stok telur maupun terigu juga masih ada. “Yah kalau untuk stoknya masih ada lah, gak terlalu sulit juga, tapi dari atas udah naikin harga la gimana, dinaikin to,” tambah salah satu pedagang.
Mereka juga menyinggung soal dampak kenaikan harga bahan pokok tersebut terhadap pedagang-pedagang kecil seperti pedagang cilok.
“Kasian pasti ga bakal untung,” kata Siti lagi.
Siti mengatakan, kenaikan harga telur dan tepung tidak hanya berpengaruh ke pedagang cilok saja, tapi juga ke pedagang-pedagang kecil lainnya yang memanfaatkan telur dan tepung sebagai bahan dasar dagangannya.
Para pedagang berharap, pemerintah dapat memperhatikan kenaikan harga bahan pokok tersebut, supaya tidak ada pihak-pihak yang mau mengambil keuntungan pribadi.
“semoga lekas turun harga, ada solusi secepatnya,” tambah salah satu pedagang.
Selain di Pasar Harjodaksino, harga telur ayam di Pasar Legi, Solo juga mengalami kenaikan sejak lima hari terakhir. Harga telur ayam mencapai Rp 28 ribu per kilogram. Saat harga telur ayam dan tepung melonjak, harga minyak goreng dan cabai kini aman.


