HomeUncategorizedAde Armando Sebut PDIP Bunuh Diri Jika Calonkan Puan di Pilpres 2024

Ade Armando Sebut PDIP Bunuh Diri Jika Calonkan Puan di Pilpres 2024

Published on

spot_img

 915 total views

INN NEWS – Pegiat media sosial dan Akademisi Ade Armando sebut Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bunuh diri jika nekat mencalonkan Puan Maharani sebagai calon presiden (Capres) pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Menurutnya, kalau dilihat dari tolak ukur kinerja dan leadership, puan tidak memiliki keduanya.

“Kalau sebagai orang nomor dua barang kali masih bisa yah, tapi kalau sebagai pemimpin nomor satu memang gak pernah ada track record dia menurut saya,” kata Ade dalam sebuah wawancara di YouTube Unpacking Indonesia.

Baca juga: Puan Maharani: Wanita Indonesia Jadi Pemimpin Itu Tidak Mustahil

Dalam video tersebut Ade juga mengatakan, tidak melihat Puan sebagai orang yang punya sosok leadership.

“Jadi kenapa harus dipaksakan,” ucapnya.

Menurut akademisi Universitas Indonesia itu, PDIP agak Bunuh diri jika mengajukan Puan sebagai nomor satu.

“paling baik nomor dua,” paparnya.

Video tersebut juga ditonton sebanyak lebih dari 59 ribu kali di TikTok.

“Tumben benar pak,” tulis Dyah Amin di kolom komentar.

 

Artikel Terbaru

INDONESIA IN DENIAL 25 Tahun Berlalu, Kita Masih Sulit Membaca Realitas

Dua puluh lima tahun berlalu, krisis literasi Indonesia masih menjadi tantangan besar. Elwin Tobing mengulas bagaimana lemahnya budaya membaca dan berpikir kritis memengaruhi kemajuan bangsa, serta pentingnya transformasi literasi untuk masa depan Indonesia.

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...

IHSG Anjlok Lagi di Awal Pekan, BEI Pangkas Batas ARB Jadi 7 Persen Imbas Ancaman MSCI

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali diguncang tekanan berat pada perdagangan Senin...

artikel yang mirip

INDONESIA IN DENIAL 25 Tahun Berlalu, Kita Masih Sulit Membaca Realitas

Dua puluh lima tahun berlalu, krisis literasi Indonesia masih menjadi tantangan besar. Elwin Tobing mengulas bagaimana lemahnya budaya membaca dan berpikir kritis memengaruhi kemajuan bangsa, serta pentingnya transformasi literasi untuk masa depan Indonesia.

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...