1,085 total views
INN NEWS – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) yang akan mereka usung pada Pilpres 2024 dalam konferensi pers daring pada Senin, 3 Oktober 2022.
Deklarasi tersebut dilakukan beberapa saat setelah NasDem mengumumkan Anies Baswedan sebagai Capres mereka di Pilpres 2024.
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie, menyatakan bahwa pemilihan Ganjar sebagai calon presiden karena dinilai sesuai dengan nilai dasar mereka, sementara Anies tidak.
“Jadi buat PSI sangat jelas capres yang kami dukung haruslah orang yang gak bertentangan dari nilai dasar PSI, anti korupsi dan anti intoleransi.” kata Grace.
Grace pun menilai Ganjar Pranowo sebagai calon terbaik bagi PSI karena memiliki visi kebangsaan dan kebhinekaan yang sama dengan perjuangan mereka.
Grace juga secara terang-terangan mengungkapkan alasan partainya tak mendukung Anies Baswedan. Dia menyebut Anies tak sesuai dengan nilai dasar PSI karena telah melakukan politik identitas pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.
Walaupun tidak secara terang-terangan, menurut Grace, Anies berdiam diri dan ikut alur dalam isu tersebut dan menikmati hasilnya. Karena itu, PSI menilai Anies telah melakukan politik identitas.
Baca juga: Ernest Prakasa ke NasDem “Deklarasinya Gak Bisa Ditunda Dikit? Kita Lagi Berduka”
Soal NasDem mengumumkan Anies Baswedan sebagai capres, Grace menilai hal itu sebagai hak mereka.
Grace menyatakan hubungan PSI dengan NasDem selama ini cukup baik, tetapi mereka tidak memiliki pandangan yang sama soal capres yang diusung.
“Jadi bukan soal PSI tidak mau berkoalisi dengan Nasdem, kami punya komunikasi yang baik juga dengan pak Surya Paloh, kami menghormati beliau, tetapi pilihan Nasdem jatuh kepada seseorang yang menurut kami melakukan dosa besar buat demokrasi kita,” tegas Grace.
“Bukan dosa kepada PSI loh ya. dosa kepada demokrasi kita.” tegasnya lagi.
PSI juga telah memilih Zanuba Arifa Wahid atau yang biasa disebut Yenny Wahid sebagai pendamping Ganjar di Pilpres 2024.
Grace meyakini rakyat akan memilih pasangan Ganjar-Yenny yang mana tidak terlibat dengan politik identitas.
“Dan mengerti anak muda,” pungkas Grace.


