28 total views
INNNEWS – Peredaran narkoba yang kian mengkhawatirkan di wilayah pesisir menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Salah satu upaya nyata datang dari Iptu Juani Aing yang aktif melakukan berbagai langkah pencegahan demi melindungi anak-anak di kawasan pesisir Kota Tarakan dari bahaya narkotika.
Melalui pendekatan yang humanis, Iptu Juani tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pembinaan. Ia rutin turun langsung ke lingkungan masyarakat, khususnya ke sekolah-sekolah dan permukiman pesisir, untuk memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba sejak dini.
Menurutnya, anak-anak di wilayah pesisir memiliki risiko lebih tinggi terpapar peredaran narkoba karena kondisi lingkungan dan keterbatasan akses informasi. Oleh karena itu, edukasi menjadi kunci utama dalam membentengi generasi muda dari ancaman tersebut.
“Kami ingin anak-anak ini punya pemahaman yang kuat agar tidak mudah terpengaruh. Mereka harus tahu bahwa narkoba bisa merusak masa depan,” ujar Iptu Juani dalam salah satu kegiatan sosialisasi.
Selain penyuluhan, ia juga menggandeng tokoh masyarakat, guru, dan orang tua untuk ikut berperan aktif dalam pengawasan dan pembinaan anak-anak. Kegiatan positif seperti olahraga, belajar bersama, hingga pembinaan karakter turut digalakkan sebagai alternatif agar anak-anak tidak terjerumus ke hal-hal negatif.
Upaya ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka merasa kehadiran polisi yang lebih dekat dengan masyarakat mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi motivasi bagi anak-anak untuk menjauhi narkoba.
Dengan pendekatan yang berkelanjutan, Iptu Juani berharap lingkungan pesisir Tarakan dapat menjadi kawasan yang lebih aman dan bebas dari peredaran narkoba, serta mampu melahirkan generasi muda yang sehat dan berprestasi.


