HomeUncategorizedAnies Belum "Laundry" Dosa Politik Pilgub DKI, Ngaku Aja Ogah

Anies Belum “Laundry” Dosa Politik Pilgub DKI, Ngaku Aja Ogah

Published on

spot_img

 669 total views

INN NEWS – Politikus PDIP Deddy Sitorus mengatakan, ada dosa yang belum pernah dicuci oleh eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang kini telah menjadi bakal calon presiden (bacapres) dari partai Nasional Demokrat (NasDem).

Deddy menyebut dosa yang belum pernah dicuci dan diakui Anies itu berkaitan dengan pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta pada 2017 silam.

Dia menuturkan, politik identitas pada Pilgub 2017 menimbulkan polarisasi di masyarakat.

Sehingga menurut Deddy, masalah politik identitas inilah yang belum diselesaikan Anies.

“Ada satu dosa yang belum pernah di-laundry oleh Anies. Ini berkaitan dengan itu, dengan kelompok minoritas. Kita tahu bahwa apa yang terjadi pada pemilu 2017 pada waktu Pilgub,” terang Deddy saat menghadiri acara Adu Perspektif kolaborasi detikcom dengan Total Politik bertema ‘Koalisi Partai: Makin Erat atau bubar’ baru-baru ini.

Baca juga: Bawaslu Sebut Safari Pitik Anies Baswedan Curi Start, Kurang Etis!

“Ada yang namanya forgive but not forget loh. We forgive but we not forget, kenapa? Karena dia (Anies) tidak pernah menyatakan secara pribadi bahwa apa yang terjadi itu salah dan saya menyesal, dan saya berjanji itu tidak terulang,” sambungnya.

Deddy menyebut isu politik identitas yang terjadi di 2017 mencabik-cabik persaudaraan. Dia menyebut Anies tidak pernah mengatakan apa yang terjadi saat itu salah.

“Itu pertama kali setelah puluhan tahun terjadi pertentangan yang begitu masif dan sangat mencabik-cabik persaudaraan. Anies sekalipun belum pernah menyatakan bahwa yang terjadi itu salah,” tutur dia.

Dosa itulah yang tidak pernah diakui oleh Anies sehingga terus dilabeli Bapak Politik Identitas Indonesia.

Artikel Terbaru

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....

3 Terdakwa Korupsi Chromebook Dituntut 6–15 Tahun Penjara, Konsultan Teknologi Kemendikbudristek Terberat

INNNEWS – Tiga terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan,...

artikel yang mirip

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....