HomeTrendingPAN Tolak Jokowi Pensiun dari Presiden

PAN Tolak Jokowi Pensiun dari Presiden

Published on

spot_img

 914 total views

INN NEWS – Partai Amanat Nasional (PAN) menilai Jokowi tak boleh pensiun dengan kemampuan dan jaringan yang dimiliki saat ini.

Sikap PAN itu disampaikan Waketum PAN, Viva Yoga Mauladi, kepada wartawan baru-baru ini.

Meskipun Jokowi bukan lagi presiden, menurut Yoga, eks Wali Kota Solo itu bisa menjadi tokoh nasional dan tokoh bangsa.

“Pak Jokowi tidak boleh pensiun, tidak boleh untuk bersantai.Tetapi Pak Jokowi harus terus mendharmabaktikan masyarakat, pikiran, kekuatan luar negerinya untuk memberikan manfaat buat, nusa dan bangsa,” kata Yoga.

PAN jelas Yoga menginginkan Jokowi bisa mengisi posisi penghubung dengan dunia internasional setelah tidak menjabat Presiden. Jokowi juga dinilai bisa aktif di bidang kedaulatan pangan hingga lingkungan.

“Jadi soal posisi dan peluang apa yang akan dikerjakan, rasa saya banyak. Terutama menjadi koneksi dengan negara-negara lain di dunia, karena jaringannya masih bagus,” ujar Viva Yoga.

“Kedua, untuk membangun kedaulatan negara dan kedaulatan pangan, maka perlu adanya langkah-langkah strategi untuk membangun kedaulatan udara, pangan, dan energi. Ketiga, aktif di lingkungan sebagai pejuang lingkungan,” sambungnya.

Menurut PAN, Jokowi memiliki kemampuan di bidang lingkungan, bidang ini dinilai memerlukan perhatian karena menghadapi krisis. Kemampuan jaringan Jokowi dinilai bisa digunakan setelah tak lagi menjadi Presiden.

“Dan bergerak aktif untuk pencegahan kerusakan lingkungan, aktivisme perubahan iklim. Karena Indonesia ini terjadi deforestasi dan pergantian fungsi lahan yang sangat tinggi, sedangkan untuk proses forestasi dan penciptaan sawah baru itu masih lamban. Jadi masalah soal lahan, kerusakan lingkungan itu juga harus menjadi Perhatian utama pemerintah, dan Pak Jokowi saya rasa dengan kemampuan dan jaringan internasionalnya bisa berkontribusi untuk itu,” imbuhnya.

Artikel Terbaru

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

artikel yang mirip

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...