HomeHeadlineKita Bayangkan Indonesia Emas, tapi SDM Darurat Pornografi Anak dan Judi Online 

Kita Bayangkan Indonesia Emas, tapi SDM Darurat Pornografi Anak dan Judi Online 

Published on

spot_img

 861 total views

INN NEWS – Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan, pemerintah menekankan tercapainya bonus demografi hingga Indonesia emas, tapi sumber daya manusia (SDM) masih terikat dengan permasalahan seperti judi online.

Judi online kata Hidayat harus segera diselesaikan. Apalagi yang terjerat judi online sebagian besar adalah warga menengah ke bawah.

Lanjutnya, Indonesia tak hanya darurat judi online, tapi juga darurat pornografi anak. Hal ini bisa terlihat dari kasus yang terjadi hari-hari ini.

Tak hanya darurat judi online, HNW juga menyebut Indonesia darurat pornografi anak karena kasus yang terjadi akhir-akhir ini.

“Kalau kita membayangkan tentang Indonesia emas, kita membayangkan tentang panen bonus demografi, bagaimana mungkin kita membayangkan kalau sumber daya manusia Indonesia dalam posisi darurat pornografi anak, darurat judi online,” kata Hidayat di DPP PKS, Jakarta, Selasa (18/6).

Kasus pornografi anak yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan adalah ibu yang melakukan kejahatan pornografi terhadap anaknya sendiri karena diiming-imingi uang Rp 15 juta.

“Dan kami anggota DPR dari PKS dan saya di Komisi VIII, tentu bagian daripada program advokasi partai sudah sejak periode yang lalu meneriakkan agar satu-satunya kementerian yang membawa nama perlindungan anak yaitu KPPA itu ditingkatkan kewenangannya, sehingga dia tidak hanya kementerian yang terlibat koordinatif tetapi harusnya menjadi kementerian yang bersifat teknis seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pertanian dan sebagainya,” ujarnya.

Hidayat kemudian meminta anggaran KPPA ditingkatkan untuk menangani situasi darurat yang tengah dialami oleh anak.

“Anggaran tidak pernah naik lebih dari Rp 325 miliar setiap tahun. Bahkan 3 tahun ini mengalami penurunan. Kalaupun ada kenaikan, itu pun tidak terkait dengan perlindungan anak,”

Tentu ini menggambarkan betapa sisi bernegara yang harus dikritisi, harus diingatkan, Indonesia dengan kondisi darurat semacam ini harusnya negara hadir untuk kemudian memperkuat komitmennya melalui kementerian-kementeriannya, melalui lembaga-lembaga yang ada,” tuturnya lagi.

“Sekali lagi ini semuanya mengingatkan apa yang pernah disampaikan oleh Wakil Presiden Kiai Haji Ma’ruf Amin, ini semuanya adalah bentuk apa yang disebut sebagai Indonesia darurat akhlak, darurat moral,” Tutupnya.

 

·

Artikel Terbaru

Jejak Kontroversial Sahat Martin Philip Sinurat: Dari Aktivis hingga Politisi Pendukung Jokowi

INNNEWS— Nama Sahat Martin Philip Sinurat kembali menjadi sorotan publik setelah ia, sebagai Ketua...

BANJIR BESAR RENDAM SOLO DAN SEKITAR NYA, RATUSAN WARGA TERDAMPAK

INNNEWS – Bencana banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Tengah pada hari ini,...

Persis Solo Disebut Nunggak Sewa Stadion Manahan Rp 2 Miliar, Baru Dicicil Rp 40 Juta

INNNEWS – Kabar mengenai tunggakan pembayaran sewa stadion oleh Persis Solo mencuat ke publik....

MBS Dorong Trump Lanjutkan Tekanan Militer terhadap Iran: “Ini Peluang Bersejarah untuk Merombak Timur Tengah”

INNNEWS — Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) secara pribadi mendesak Presiden AS...

artikel yang mirip

Jejak Kontroversial Sahat Martin Philip Sinurat: Dari Aktivis hingga Politisi Pendukung Jokowi

INNNEWS— Nama Sahat Martin Philip Sinurat kembali menjadi sorotan publik setelah ia, sebagai Ketua...

BANJIR BESAR RENDAM SOLO DAN SEKITAR NYA, RATUSAN WARGA TERDAMPAK

INNNEWS – Bencana banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Tengah pada hari ini,...

Persis Solo Disebut Nunggak Sewa Stadion Manahan Rp 2 Miliar, Baru Dicicil Rp 40 Juta

INNNEWS – Kabar mengenai tunggakan pembayaran sewa stadion oleh Persis Solo mencuat ke publik....