HomeTrending7 Parpol Parlemen Koalisi Dukung Etik Suryani- Eko Sapto di Pilkada Sukoharjo

7 Parpol Parlemen Koalisi Dukung Etik Suryani- Eko Sapto di Pilkada Sukoharjo

Published on

spot_img

 664 total views

SUKOHARJO – Tujuh partai politik (Parpol) yang memiliki kursi di parlemen menyepakati kerja sama politik atau berkoalisi di Pilkada Sukoharjo 2024.

Partai tersebut antara lain PDI Perjuangan (PDIP), Gerindra, Partai Golkar, PAN, PKS, PKB, dan Nasdem.

Kesepakatan koalisi ditandatangani ketua dan sekretaris masing-masing parpol di kantor DPC PDIP Sukoharjo di Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari, Jumat (12/7/2024).

Sebelumnya, struktural ketujuh parpol itu membahas kerja sama politik yang langsung ditindaklanjuti dengan meneken kerjasama itu.

“Setelah tahap fit and proper test bakal calon bupati-calon wakil bupati di Semarang, kami diminta untuk membangun kerjasama dengan parpol lain. Hari ini tujuh parpol sepakat bekerjasama demi Sukoharjo yang lebih makmur, sejahtera dan mapan,” kata Sekretaris DPC PDIP Sukoharjo, Nurjayanto.

Dalam kerja sama politik itu ada beberapa kesepakatan atau konsensus yang disepakati bersama yakni mengusung dan mendukung petahana Etik Suryani dan kader Gerindra Eko Sapto Purnomo sebagai bakal cabup-cawabup dalam Pilkada 2024.

Masing-masing pengurus parpol bakal berkomunikasi dengan pengurus partai di tingkat provinsi hingga pusat sebagai bahan pertimbangan penerbitan rekomendasi.

Ketua DPD II Partai Golkar Sukoharjo Sardjono mengatakan, Partai Golkar telah membersamai cabup dari PDIP selama satu dekade terakhir. Baik saat mendukung Wardoyo Wijaya maupun Etik Suryani saat hajatan Pilkada Sukoharjo.

Kerja sama ini dilanjutkan dengan membangun komitmen bersama untuk Sukoharjo yang lebih makmur dan sejahtera.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Sukoharjo Sunoto mengatakan kader PAN siap bekerja keras mendukung pasangan Etik Suryani-Eko Sapto.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Sukoharjo Syarif Hidayatullah mengatakan koalisi besar yang dibangun tujuh parpol merupakan simbol kemenangan besar rakyat Sukoharjo.

Artikel Terbaru

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

artikel yang mirip

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.