HomeGlobalHamas Murka Atas Kematian Pemimpin Politiknya, Israel-AS Belum Komentar

Hamas Murka Atas Kematian Pemimpin Politiknya, Israel-AS Belum Komentar

Published on

spot_img

 721 total views

INN Internasional – Hamas murka besar atas  kematian pemimpinnya, Ismail Haniyeh yang diserang saat sedang berada di Iran pada Rabu (31/7) waktu setempat.

Hamas menyebut kematian Haniyeh sebagai pembunuhan dan menegaskan hal itu “tidak akan dibiarkan begitu saja”.

Dilaporkan Al Arabiya, Rabu (31/7/2024), pejabat senior Hamas Moussa Abu Marzouk yang dikutip televisi Al-Aqsa TV yang dikelola Hamas menyebut pembunuhan Haniyeh di Teheran sebagai “tindakan pengecut yang tidak akan dibiarkan begitu saja”.

Seorang pejabat Hamas lainnya, Sami Abu Zuhri secara terpisah mengatakan bahwa pembunuhan tersebut merupakan eskalasi besar yang tidak akan mencapai tujuannya, seperti dikutip Reuters.l

Mereka engonfirmasi bahwa Haniyeh yang merupakan pemimpin politik mereka tewas dalam serangan Israel di wilayah Iran, usai dia menghadiri seremoni pelantikan Presiden baru Iran Masoud Pezeshkian pada Selasa (30/7).

“Saudara-saudara, para pemimpin, mujahid Ismail Haniyeh, pemimpin gerakan ini, tewas dalam serangan Zionis di markas besarnya di Teheran setelah dia berpartisipasi dalam pelantikan presiden baru (Iran),” sebut kelompok Hamas yang menguasai Jalur Gaza dalam pernyataannya.

Kematian Haniyeh juga diumumkan oleh Garda Revolusi Iran, yang merupakan sekutu Hamas. Disebutkan oleh Garda Revolusi Iran bahwa kediaman yang ditinggali Haniyeh di Teheran diserang dan dia terbunuh bersama salah satu pengawalnya.

“Kediaman Ismail Haniyeh, kepala kantor politik Perlawanan Islam Hamas, diserang di Teheran, dan akibat dari insiden ini, dia dan salah satu pengawalnya mati syahid,” sebut Garda Revolusi Iran dalam pernyataannya.

Garda Revolusi Iran menambahkan bahwa serangan yang menewaskan Haniyeh itu sedang diselidiki lebih lanjut.

“Penyebabnya sedang diselidiki dan akan segera diumumkan,” imbuh pernyataan tersebut.

Belum ada klaim dari kelompok mana pun soal serangan yang menewaskan Haniyeh ini. Israel juga belum memberikan komentarnya.

 

Artikel Terbaru

9.242 Personel Amankan 31 Demo di Jakarta

INNNEWS – Polda Metro Jaya mengerahkan 9.242 personel gabungan untuk mengamankan 31 aksi demonstrasi dan...

Kapal Nazila 05 Tenggelam di Maluku Utara, 27 ABK Dicari

INNNEWS – Kapal motor Nazila 05 yang membawa 27 anak buah kapal (ABK) tenggelam di...

Keracunan Massal MBG Tembus Ribuan Korban

INNNEWS – Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bertambah dan secara kumulatif...

Helikopter Chinook Jepang Dipakai Tangani Karhutla 12-19 September

INNNEWS – Kementerian Pertahanan RI menyatakan tiga helikopter CH-47 Chinook bantuan Pemerintah Jepang dijadwalkan...

artikel yang mirip

9.242 Personel Amankan 31 Demo di Jakarta

INNNEWS – Polda Metro Jaya mengerahkan 9.242 personel gabungan untuk mengamankan 31 aksi demonstrasi dan...

Kapal Nazila 05 Tenggelam di Maluku Utara, 27 ABK Dicari

INNNEWS – Kapal motor Nazila 05 yang membawa 27 anak buah kapal (ABK) tenggelam di...

Keracunan Massal MBG Tembus Ribuan Korban

INNNEWS – Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bertambah dan secara kumulatif...