HomeTrendingMasyarakat, Jangan Beli Kaos Rp60 Ribu Dapat 3, Rugikan Negara Tau 

Masyarakat, Jangan Beli Kaos Rp60 Ribu Dapat 3, Rugikan Negara Tau 

Published on

spot_img

 926 total views

INN NEWS – Pedagang pakaian diminta untuk tidak menjajakan barang impor ilegal.

Permintaan itu disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan sebab membuat negara rugi, Selasa (6/8/2024).

Hal demikian menyusul penindakan yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Barang Impor Ilegal. Tercatat sudah dua kali penindakan dengan nilai masing-masing Rp 40 miliar dan Rp 46,18 miliar.

Atas penindakan tersebut, Mendag Zulkifli meminta masyarakat tak membeli produk-produk ilegal di pasaran. Meski katanya toko ritel bukan jadi sasaran penindakan satgas.

“Tapi ya tentu juga peran masyarakat, para tokoh-tokoh. Sebenarnya sasaran kita bukan ritel, bukan, tapi kami mengajak masyarakat ritel ayo lah kita belanja barang yang legal gitu,” kata Mendag.

Dia meminta masyarakat tidak membeli barang dengan harga murah.

Contohnya 3 buah pakaian seharga Rp 60 ribu. Menurutnya, itu mengindikasikan barang yang dijual merupakan barang impor ilegal. Sehingga tidak ada sumbangan yang disetorkan ke negara. Baik dalam bentuk pajak maupun bea masuk atas produk impor.

“Contoh, misalnya bapak ibu di pasar beli kaos dari luar negeri Rp 60 ribu (dapat) 3, nah itu pasti gak bener. Karena tips kaos masuk itu Rp 60 ribu, bea-nya masuk ke negara, Rp 60 ribu bea masuk dipastikan satu kaos Rp 60 ribu,” paparnya.

“Jadi kalau kita beli baju kaos 50 ribu di mal ya dari luar, jangan bangga dong itu pasti masuknya gak benar. Apa yang diberikan ke negata kan gak ada pemasukan. Harusnya 60 ribu masuk ke negara, enggak ada,” sambung Mendag Zulkifli Hasan.

Dia juga meminta pedagang tidak menjual barang ilegal di toko-tokonya. Pasalnya, hal itu bisa berdampak buruk pada industri lokal dalam negeri.

“Itu contoh ini kita menghimbau jadi masyarakat juga ritel juga harus mulai sadar menyadari pentingnya memperjualbelikan membeli barang-barang yang legal. Kalau itu kan dampaknya ke negara dapat pajak, pajak bisa bangun jalan, bisa membantu masyarakat dan lain-lain dan industri bisa terjaga,” pungkasnya.

 

 

 

Artikel Terbaru

Pemkot Solo Targetkan Penanganan 800 RTLH Sepanjang 2026

INNNEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menargetkan penanganan 800 unit Rumah Tidak Layak Huni...

Disdik Solo: 60 SD Masuk Prioritas Revitalisasi Pemerintah Pusat

INNNEWS– Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo mengungkapkan bahwa sekitar 60 Sekolah Dasar (SD) di...

Orangutan Solo Safari Lepas, Berkeliaran di Jalan hingga Masuk Area Rumah Makan

INNNEWS – Seekor orangutan bernama Didi milik Solo Safari lepas dari exhibit-nya dan berkeliaran di...

Gempa M 7,7 Guncang Flores NTT, 70 Orang Meninggal Dunia dan Ribuan Rumah Rusak

INNNEWS – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur...

artikel yang mirip

Pemkot Solo Targetkan Penanganan 800 RTLH Sepanjang 2026

INNNEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menargetkan penanganan 800 unit Rumah Tidak Layak Huni...

Disdik Solo: 60 SD Masuk Prioritas Revitalisasi Pemerintah Pusat

INNNEWS– Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo mengungkapkan bahwa sekitar 60 Sekolah Dasar (SD) di...

Orangutan Solo Safari Lepas, Berkeliaran di Jalan hingga Masuk Area Rumah Makan

INNNEWS – Seekor orangutan bernama Didi milik Solo Safari lepas dari exhibit-nya dan berkeliaran di...