HomeGaya HidupINNers, Jangan Kaget ya Kalau ke Solo Makanannya Manis-manis, Ini Alasannya

INNers, Jangan Kaget ya Kalau ke Solo Makanannya Manis-manis, Ini Alasannya

Published on

spot_img

 1,368 total views

SOLO – Halo INNers, Kalau kita menyebut kuliner Jawa pasti identik dengan rasa manis. Apalagi di wilayah Jawa Tengah, seperti di Kota Solo.

Apalagi bagi INNers yang baru pertama kali ke Kota Solo.

Misalnya akan temui makanan yang rasanya manis seperti Selat Solo, lenjongan, tahu kupat, hingga Sate yang berbumbu kecap. Semuanya identik dengan rasa yang manis.

Lenjongan Solo.

Ciri khas rasa masakan yang manis erat kaitannya dengan Sejarah di masa lalu.

Pada masa kolonialisme, dulu masyarakat  Hindia-Belanda khususnya wilayah Jawa tengah dan Jawa Timur dipaksa oleh Gubernur Jenderal  untuk menanam tanaman tebu karena kondisi lahan yang ideal.

Bisa dibilang bahwa Belanda melakukan eksploitasi besar – besaran Pada orang Jawa kala itu. Yang akhirnya membuat masyarakat kelaparan hingga kesulitan memenuhi kebutuhan pangan karena sudah tak tersedia lagi lahan yang kosong.

Masyarakat disaat itu bisa dibilang tangguh dan dapat memanfaatkan hasil tebu, mereka memanfaatkan air dari perasaan tebu untuk digunakan memasak.

Sehingga dari dulu sampai sekarang masyarakat Jawa sudah akrab dengan rasa yang manis. Selain itu rasa manis sudah terjadi secara turun temurun sejak zaman Majapahit. Karena rasa manis memiliki filosofi bagi masyarakat Jawa khususnya Kratonan yang memiliki simbol kenikmatan

Nah, itu tadi INNers alasan masakan Jawa khususnya di Kota Solo itu rasanya manis. Jadi, jangan kaget yah kalau ke Solo makan makanan yang manis-manis.

Artikel Terbaru

PDIP Solo Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen untuk Masyarakat SOLO

INNNEWS– Dalam upaya nyata membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, DPC PDI Perjuangan (PDIP)...

Soal Polemik Saiful Mujaini, Pakar Politik NSL : Kekuasaan Tanpa Kehadiran Oposisi Menyimpan Bahaya Laten Yang Jauh Lebih Destruktif

INNNEWS- Sebelumnya, Saiful yang dikenal sebagai pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) itu meminta...

BOM DEMOGRAFI: Masalah Terbesar Kedua RI (Bg. 2) 75% Potensi dan 5 Tahun Sekolah Hilang

INNNEWS- Kalau masalah pertama adalah rapuhnya fondasi belajar, maka masalah kedua adalah akibat lanjutannya:...

Praktik Sains Pakai Senapan Rakitan, Siswa SMP di Siak Tewas

INNNEWS – Sebuah peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Siak, Riau, ketika seorang siswa Sekolah Menengah...

artikel yang mirip

PDIP Solo Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen untuk Masyarakat SOLO

INNNEWS– Dalam upaya nyata membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, DPC PDI Perjuangan (PDIP)...

Soal Polemik Saiful Mujaini, Pakar Politik NSL : Kekuasaan Tanpa Kehadiran Oposisi Menyimpan Bahaya Laten Yang Jauh Lebih Destruktif

INNNEWS- Sebelumnya, Saiful yang dikenal sebagai pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) itu meminta...

BOM DEMOGRAFI: Masalah Terbesar Kedua RI (Bg. 2) 75% Potensi dan 5 Tahun Sekolah Hilang

INNNEWS- Kalau masalah pertama adalah rapuhnya fondasi belajar, maka masalah kedua adalah akibat lanjutannya:...