HomeGlobalPropaganda Covid-19 hingga China Bikin AS Out dari WHO

Propaganda Covid-19 hingga China Bikin AS Out dari WHO

Published on

spot_img

 901 total views

INN INTERNASIONAL – 20 Januari 2025, Donald Trump, yang baru saja dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47, mengambil langkah yang signifikan dengan menandatangani perintah eksekutif untuk menarik Amerika Serikat dari keanggotaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Keputusan ini datang dengan beberapa alasan utama yang telah dikemukakan oleh Trump dan pemerintahannya.

Propaganda Covid 19

Trump menuduh WHO gagal dalam menangani pandemi COVID-19. Menurutnya, organisasi ini lambat dalam memberikan peringatan kepada dunia tentang penyebaran virus corona.

Dia menyatakan bahwa WHO telah “menipu kita semua, menipu Amerika Serikat,” dan bahwa krisis kesehatan global ini merupakan bukti kegagalan WHO dalam pengelolaan pandemi.

Kritik ini sudah diungkapkan sejak era pandemi, di mana Trump pertama kali memulai proses penarikan dari WHO pada tahun 2020.

Pengaruh Politik dan Ketergantungan pada China

Salah satu alasan utama yang dikemukakan adalah bahwa WHO terlalu dipengaruhi oleh kepentingan politik dari negara-negara anggota, khususnya China.

Trump menyatakan bahwa WHO tidak berfungsi secara independen dari “pengaruh politik yang tidak pantas dari negara-negara anggota WHO.”

 Dia menyoroti bahwa China, dengan populasi yang jauh lebih besar dari AS, memberikan kontribusi yang sangat kecil dibandingkan dengan Amerika Serikat, yang menyumbang sekitar 15,6% dari pendapatan tahunan WHO.

Masalah Pendanaan

Amerika Serikat telah lama menjadi donor terbesar WHO, memberikan sekitar USD 1,284 miliar selama periode 2022-2023. Trump mengkritik bahwa pembayaran ini sangat memberatkan bagi AS dan tidak proporsional dengan jumlah yang diberikan oleh negara lain, termasuk China.

Trump merasa bahwa AS telah dimanfaatkan secara finansial oleh WHO tanpa mendapatkan manfaat yang setimpal dari keanggotaannya.

Kepercayaan dan Transparansi

Ada juga isu tentang kepercayaan dan transparansi.

Trump menyatakan bahwa WHO telah menyesatkan dunia mengenai asal-usul virus corona dan tidak transparan dalam banyak aspek penanganan pandemi.

Ini termasuk tuduhan bahwa WHO menutupi informasi penting atas tekanan dari China.

Strategi Kebijakan Luar Negeri

Keputusan ini juga bisa dilihat dalam konteks kebijakan luar negeri Trump yang lebih menekankan pada kepentingan nasional AS di atas semua kepentingan lain, yang sering disebut dengan slogan “America First.”

Penarikan dari WHO adalah bagian dari serangkaian kebijakan yang mencakup keluar dari beberapa perjanjian internasional lainnya seperti Perjanjian Iklim Paris dan TPP.

Keputusan ini menimbulkan kekhawatiran global mengenai kemampuan WHO untuk berfungsi tanpa kontribusi finansial dan kepemimpinan dari AS.

 

Artikel Terbaru

Misteri Ijazah Jokowi Kembali Menguap, Ada yang Sengaja Biarkan Terus Dibicarakan?

INNNEWS – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter...

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gila: 6,25 Juta Penonton di Stadion & 5 Miliar Orang Saksikan di Layar!

INNNEWS – Piala Dunia FIFA 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola biasa. Ajang yang digelar...

Konflik AS-Iran Memanas Lagi: Iran Tutup Selat Hormuz, AS Balas Serangan, Harga Minyak Melonjak

INNNEWS – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak pada 13 Juli 2026. Iran...

Polri Usut Korupsi Batu Bara Rp5 T yang Melibatkan Jampidsus

INNNEWS — Kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) kembali menyeret nama...

artikel yang mirip

Misteri Ijazah Jokowi Kembali Menguap, Ada yang Sengaja Biarkan Terus Dibicarakan?

INNNEWS – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter...

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gila: 6,25 Juta Penonton di Stadion & 5 Miliar Orang Saksikan di Layar!

INNNEWS – Piala Dunia FIFA 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola biasa. Ajang yang digelar...

Konflik AS-Iran Memanas Lagi: Iran Tutup Selat Hormuz, AS Balas Serangan, Harga Minyak Melonjak

INNNEWS – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak pada 13 Juli 2026. Iran...