HomeGlobal Paus Fransiskus Meninggal Dunia 

[HOAKS] Paus Fransiskus Meninggal Dunia 

Published on

spot_img

 4,699 total views

INN INTERNASIONAL – Pagi ini, Senin, 24 Februari 2025, media sosial diramaikan dengan kabar bahwa Paus Fransiskus telah meninggal dunia.

Banyak pengguna platform seperti X dan Facebook mengunggah ucapan duka, lengkap dengan doa dan kenangan tentang pemimpin Gereja Katolik yang berusia 88 tahun itu.

Namun, setelah ditelusuri, kabar tersebut ternyata hoaks. Tidak ada konfirmasi resmi dari Vatikan atau sumber berita terpercaya yang menyatakan bahwa Paus Fransiskus telah wafat.

Sebaliknya, informasi terkini menunjukkan bahwa ia masih dalam perawatan intensif akibat kondisi kesehatan yang serius, tetapi tetap hidup dan sadar.

Berdasarkan informasi terbaru dari sumber resmi dan terpercaya, Paus Fransiskus saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia. Menurut pernyataan Vatikan yang dirilis pada Sabtu, 22 Februari 2025, kondisi Paus Fransiskus dilaporkan “kritis” akibat pneumonia bilateral (infeksi pada kedua paru-parunya) yang diperparah oleh masalah pernapasan kronis, termasuk asma yang berkepanjangan.

Meski demikian, Vatikan menegaskan bahwa Paus tetap sadar dan mampu duduk di kursi, meskipun membutuhkan oksigen aliran tinggi untuk membantu pernapasannya.

Dokter kepala yang menangani Paus, Profesor Sergio Alfieri, dalam konferensi pers pada Jumat, 21 Februari 2025, menyatakan bahwa meskipun kondisi Paus serius, nyawanya tidak dalam ancaman langsung. “Sri Paus belum keluar dari bahaya, tetapi nyawanya tidak terancam,” ujar Alfieri, seperti dikutip dari Anadolu Agency. Ia juga menyebutkan bahwa Paus telah menerima transfusi darah karena trombositopenia (jumlah trombosit rendah) yang terkait dengan anemia, sebuah langkah yang diambil untuk menstabilkan kondisinya.

Laporan dari Reuters pada 22 Februari 2025 menambahkan bahwa meskipun ada tanda-tanda respons terhadap pengobatan, keseimbangan kesehatannya tetap rapuh.

Vatikan terus memberikan pembaruan harian atas permintaan Paus sendiri, yang menginginkan transparansi mengenai kondisinya. Pada Minggu, 23 Februari 2025, BBC melaporkan bahwa Paus “lebih tidak sehat dibandingkan hari sebelumnya,” tetapi tetap waspada dan berada di bawah pengawasanketat tim medis.

 

 

Artikel Terbaru

Risiko Sistemik Kenekatan Keluarga Presiden: Pengajuan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Bank Indonesia

INNNEWS - Pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung pada 13 Januari 2026...

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

artikel yang mirip

Risiko Sistemik Kenekatan Keluarga Presiden: Pengajuan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Bank Indonesia

INNNEWS - Pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung pada 13 Januari 2026...

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...