HomeHeadlineIKN Kini Jadi Lahan Prostitusi

IKN Kini Jadi Lahan Prostitusi

Published on

spot_img

 1,905 total views

PENAJAM PASER UTARA, INNINDONESIA.COM – Kabar tak sedap datang dari Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur dengan meningkatnya praktik prostitusi.

Maraknya pembangunan di kawasan IKN membawa dampak sosial yang mengkhawatirkan.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengungkap fenomena meningkatnya praktik prostitusi yang melibatkan pekerja seks komersial (PSK) dari luar daerah.

Diketahui, selama beberapa pekan terakhir, Satpol PP mengamankan sejumlah PSK yang berasal dari berbagai daerah seperti Balikpapan, Kutai Kartanegara, bahkan Yogyakarta.

Para PSK itu diketahui menyasar para pekerja proyek pembangunan IKN yang jumlahnya terus meningkat.

Hubungi kami sekarang.

“Kebanyakan dari mereka menggunakan aplikasi daring seperti MiChat untuk menawarkan jasa secara terselubung,” ungkap Kepala Satpol PP PPU, Dendi Prayitno, saat dikonfirmasi baru-baru ini, mengutip.

Razia yang dilakukan oleh Satpol PP menyasar warung remang-remang, penginapan, serta titik-titik rawan lainnya yang dicurigai menjadi tempat praktik prostitusi. Petugas juga aktif memantau aktivitas digital yang terindikasi berkaitan dengan layanan prostitusi online.

Menurut Dendi, para PSK tersebut mengaku datang ke wilayah IKN karena terdorong oleh peluang ekonomi dan tingginya permintaan dari para pekerja proyek.

“Mereka melihat ini sebagai lahan baru untuk mencari nafkah. Ini yang menjadi perhatian kami karena bisa berdampak negatif bagi citra dan ketertiban di wilayah sekitar IKN,” tambahnya.i

Sebagai langkah penindakan, para PSK yang terjaring razia dipulangkan ke daerah asal mereka dan diberikan pembinaan.

Pemerintah daerah juga memperkuat penerapan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2010 tentang Penertiban dan Penanggulangan PSK.

Satpol PP mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pelaporan jika mendapati indikasi praktik prostitusi.

Kolaborasi antara warga dan aparat dinilai krusial dalam menjaga ketertiban menjelang operasional penuh IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

Artikel Terbaru

4 Anggota Ormas Dibebaskan Usai Diduga Sweeping dan Aniaya Warga di Solo

INNNEWS – Empat anggota organisasi masyarakat (ormas) yang diduga melakukan aksi sweeping dan menganiaya warga...

AS Siapkan Operasi Militer Gabungan di Kolombia

INNNEWS – Amerika Serikat (AS) tengah menyiapkan operasi militer gabungan di Kolombia. Menteri Pertahanan AS...

BMKG: Peringatan Dini Hujan dan Angin Kencang Berlaku Hari Ini

INNNEWS – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk hari ini,...

UNESCO: 2,4 Juta Anak Perempuan Afghanistan Dilarang Sekolah

INNNEWS – Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menyatakan sebanyak 2,4 juta anak...

artikel yang mirip

4 Anggota Ormas Dibebaskan Usai Diduga Sweeping dan Aniaya Warga di Solo

INNNEWS – Empat anggota organisasi masyarakat (ormas) yang diduga melakukan aksi sweeping dan menganiaya warga...

AS Siapkan Operasi Militer Gabungan di Kolombia

INNNEWS – Amerika Serikat (AS) tengah menyiapkan operasi militer gabungan di Kolombia. Menteri Pertahanan AS...

BMKG: Peringatan Dini Hujan dan Angin Kencang Berlaku Hari Ini

INNNEWS – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk hari ini,...