HomeHeadlineIKN Kini Jadi Lahan Prostitusi

IKN Kini Jadi Lahan Prostitusi

Published on

spot_img

 1,809 total views

PENAJAM PASER UTARA, INNINDONESIA.COM – Kabar tak sedap datang dari Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur dengan meningkatnya praktik prostitusi.

Maraknya pembangunan di kawasan IKN membawa dampak sosial yang mengkhawatirkan.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengungkap fenomena meningkatnya praktik prostitusi yang melibatkan pekerja seks komersial (PSK) dari luar daerah.

Diketahui, selama beberapa pekan terakhir, Satpol PP mengamankan sejumlah PSK yang berasal dari berbagai daerah seperti Balikpapan, Kutai Kartanegara, bahkan Yogyakarta.

Para PSK itu diketahui menyasar para pekerja proyek pembangunan IKN yang jumlahnya terus meningkat.

Hubungi kami sekarang.

“Kebanyakan dari mereka menggunakan aplikasi daring seperti MiChat untuk menawarkan jasa secara terselubung,” ungkap Kepala Satpol PP PPU, Dendi Prayitno, saat dikonfirmasi baru-baru ini, mengutip.

Razia yang dilakukan oleh Satpol PP menyasar warung remang-remang, penginapan, serta titik-titik rawan lainnya yang dicurigai menjadi tempat praktik prostitusi. Petugas juga aktif memantau aktivitas digital yang terindikasi berkaitan dengan layanan prostitusi online.

Menurut Dendi, para PSK tersebut mengaku datang ke wilayah IKN karena terdorong oleh peluang ekonomi dan tingginya permintaan dari para pekerja proyek.

“Mereka melihat ini sebagai lahan baru untuk mencari nafkah. Ini yang menjadi perhatian kami karena bisa berdampak negatif bagi citra dan ketertiban di wilayah sekitar IKN,” tambahnya.i

Sebagai langkah penindakan, para PSK yang terjaring razia dipulangkan ke daerah asal mereka dan diberikan pembinaan.

Pemerintah daerah juga memperkuat penerapan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2010 tentang Penertiban dan Penanggulangan PSK.

Satpol PP mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pelaporan jika mendapati indikasi praktik prostitusi.

Kolaborasi antara warga dan aparat dinilai krusial dalam menjaga ketertiban menjelang operasional penuh IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

Artikel Terbaru

Kontingen Paduan Suara Wanita Kepri Terlantar di Bandara Soekarno-Hatta, Pilih Bernyanyi Daripada Protes

Sebuah kejadian memilukan sekaligus menginspirasi terjadi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sebanyak 27 anggota Paduan Suara Wanita (PSW) Kontingen Kepulauan Riau (Kepri) yang hendak berangkat ke Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat Daya, terpaksa terlantar karena tiket pesawat mereka ternyata hanya berstatus booking dan belum dibayar.

RBP Joyosuran Gelar Jalan-jalan Edukatif ke Museum Pers, Keris, dan Taman 45 Banjasari

INNNEWS– Rumah Belajar Pancasila (RBP) Joyosuran menggelar kegiatan belajar di luar kelas yang menyenangkan...

Garis Depan Investasi Medis: Mengapa IPO JECX Menarik untuk Investor Jangka Panjang

INNNEWS – Rencana pencatatan saham PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), pengelola jaringan JEC Eye...

ANALISIS HUKUM KEMATIAN 4 CALON MANAJER KOPDES: ADAKAH KELALAIAN INSTITUSIONAL?

INNNEWS - Meninggalnya empat Calon Manajer Koperasi Desa (Kopdes) dan Koperasi Nelayan Merah Putih...

artikel yang mirip

Kontingen Paduan Suara Wanita Kepri Terlantar di Bandara Soekarno-Hatta, Pilih Bernyanyi Daripada Protes

Sebuah kejadian memilukan sekaligus menginspirasi terjadi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sebanyak 27 anggota Paduan Suara Wanita (PSW) Kontingen Kepulauan Riau (Kepri) yang hendak berangkat ke Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat Daya, terpaksa terlantar karena tiket pesawat mereka ternyata hanya berstatus booking dan belum dibayar.

RBP Joyosuran Gelar Jalan-jalan Edukatif ke Museum Pers, Keris, dan Taman 45 Banjasari

INNNEWS– Rumah Belajar Pancasila (RBP) Joyosuran menggelar kegiatan belajar di luar kelas yang menyenangkan...

Garis Depan Investasi Medis: Mengapa IPO JECX Menarik untuk Investor Jangka Panjang

INNNEWS – Rencana pencatatan saham PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), pengelola jaringan JEC Eye...