HomeHeadlineDugaan Praktik Tambang Ilegal di Papua yang Dibekingi Aparat

Dugaan Praktik Tambang Ilegal di Papua yang Dibekingi Aparat

Published on

spot_img

 1,499 total views

INN NEWS – Anggota DPR RI dari Dapil Papua, Yan Mandenas, mengungkapkan adanya dugaan praktik tambang ilegal yang dibekingi oleh oknum aparat pemerintah, TNI, dan Polri di sejumlah wilayah Papua.

Dalam keterangannya baru-baru ini, Mandenas menyebut aktivitas penambangan emas dan nikel secara ilegal masih marak terjadi di daerah seperti Yahukimo, Pegunungan Bintang, Nabire, Waropen, hingga Raja Ampat.

Menurutnya, sejumlah laporan masyarakat mengindikasikan keterlibatan pihak-pihak tertentu yang seharusnya menegakkan hukum.

“Banyak laporan masuk ke kami bahwa tambang-tambang ilegal ini berjalan lancar karena diduga dibekingi aparat, baik sipil maupun militer. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah pusat,” ujar Mandenas.

Selain meminta penegakan hukum, Mandenas juga mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk meninjau ulang proses perizinan tambang agar lebih ketat dan transparan, serta memastikan pengawasan terhadap aktivitas tambang berjalan efektif.

Polemik soal tambang ilegal dan dugaan keterlibatan aparat bukan hal baru. Sebelumnya, beberapa pejabat termasuk Mahfud MD dan Plt Dirjen Minerba juga pernah menyinggung adanya indikasi perlindungan terhadap aktivitas tambang ilegal oleh oknum di lapangan.

Menanggapi pernyataan tersebut, Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, meminta agar siapa pun yang memiliki bukti atas dugaan keterlibatan anggota TNI dalam praktik ilegal tersebut agar segera melapor ke Polisi Militer.

“TNI tidak mentolerir pelanggaran hukum oleh prajuritnya. Jika ada dugaan atau bukti keterlibatan, silakan laporkan ke POM agar kami bisa proses sesuai ketentuan hukum militer,” tegas Kristomei dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (9/6).

Artikel Terbaru

Wabah Ebola di DR Congo Jadi yang Paling Mematikan dalam Sejarah Negara Itu

INNNEWS – Wabah Ebola yang sedang berlangsung di Republik Demokratik Kongo (DR Congo) resmi menjadi...

Ledakan di Bar Resor Ski Swiss Tewaskan Puluhan Orang, Mayoritas Remaja

INNNEWS – Ledakan yang dipicu kebakaran hebat di sebuah bar di kawasan resor ski mewah...

Harga Emas Dunia Naik 0,9 Persen, Didorong Pelemahan Dolar AS

INNNEWS – Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Senin (17/8/2026) waktu setempat, yang bertepatan...

Trump Perintahkan Pengurangan Latihan Militer AS-Korea Selatan, Sebut Hubungan Baik dengan Kim Jong Un

INNNEWS– Presiden Amerika Serikat Donald Trump menginstruksikan Pentagon untuk “secara substansial mengurangi” latihan militer...

artikel yang mirip

Wabah Ebola di DR Congo Jadi yang Paling Mematikan dalam Sejarah Negara Itu

INNNEWS – Wabah Ebola yang sedang berlangsung di Republik Demokratik Kongo (DR Congo) resmi menjadi...

Ledakan di Bar Resor Ski Swiss Tewaskan Puluhan Orang, Mayoritas Remaja

INNNEWS – Ledakan yang dipicu kebakaran hebat di sebuah bar di kawasan resor ski mewah...

Harga Emas Dunia Naik 0,9 Persen, Didorong Pelemahan Dolar AS

INNNEWS – Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Senin (17/8/2026) waktu setempat, yang bertepatan...