HomeGlobalSerangan AS ke Fasilitas Nuklir Iran, Netanyahu: Ini Titik Balik Sejarah

Serangan AS ke Fasilitas Nuklir Iran, Netanyahu: Ini Titik Balik Sejarah

Published on

spot_img

 1,127 total views

INN INTERNASIONAL, YERUSALEM — Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyampaikan pujian terbuka kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump setelah serangan besar-besaran terhadap fasilitas nuklir Iran dalam operasi yang disebut Operation Rising Line.

Dalam pernyataannya, Netanyahu menegaskan bahwa keputusan Trump untuk melancarkan serangan itu akan menjadi momen bersejarah.

“Selamat, Presiden Trump. Keputusan berani Anda untuk menghantam fasilitas nuklir Iran dengan kekuatan dahsyat Amerika Serikat akan mengubah sejarah,” ujar Netanyahu.

Menurutnya, meskipun Israel telah melakukan banyak hal luar biasa dalam operasi ini, aksi Amerika Serikat-lah yang menjadi penentu. “Malam ini, Amerika telah melakukan sesuatu yang tak bisa dilakukan negara lain di dunia,” lanjutnya.

Netanyahu menyebut serangan tersebut sebagai langkah penting untuk mencegah Iran memiliki senjata paling berbahaya di dunia.

“Sejarah akan mencatat bahwa Presiden Trump bertindak untuk mencegah rezim paling berbahaya di dunia mendapatkan senjata paling berbahaya di dunia.”

Pernyataan Netanyahu juga menyiratkan optimisme bahwa tindakan keras ini akan membuka jalan menuju perdamaian di kawasan. “Saya dan Presiden Trump sering mengatakan, peace through strength. Kekuatan dulu, baru kemudian perdamaian,” tegasnya.

Di akhir pidato, Netanyahu menyampaikan apresiasi kepada Trump dan rakyat Amerika. “Presiden Trump, saya berterima kasih. Rakyat Israel berterima kasih. Kekuatan peradaban berterima kasih. Tuhan memberkati Amerika. Tuhan memberkati Israel. Dan semoga Tuhan memberkati aliansi yang tak tergoyahkan ini.”

Serangan ini memicu gelombang kecaman internasional, sementara Iran bersumpah akan melakukan pembalasan. Ketegangan di kawasan pun diprediksi akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Sumber : Transkrips Video Konpers Netanyahu dari UN

Artikel Terbaru

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....

3 Terdakwa Korupsi Chromebook Dituntut 6–15 Tahun Penjara, Konsultan Teknologi Kemendikbudristek Terberat

INNNEWS – Tiga terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan,...

RATUSAN ORANG DITANGKAP dI TURKI USAI PENEMBAKAN DI 2 SEKOLAH

INNNEWS – Aparat keamanan Turki menangkap ratusan orang menyusul insiden penembakan yang terjadi di dua...

artikel yang mirip

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....

3 Terdakwa Korupsi Chromebook Dituntut 6–15 Tahun Penjara, Konsultan Teknologi Kemendikbudristek Terberat

INNNEWS – Tiga terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan,...