HomeTrending2 Jenazah Mahasiswa UGM Korban Kecelakaan Longboat di Maluku Tenggara Dipulangkan Hari...

2 Jenazah Mahasiswa UGM Korban Kecelakaan Longboat di Maluku Tenggara Dipulangkan Hari Ini

Published on

spot_img

 1,253 total views

LANGGUR INNINDONESIA.COM – Universitas Gadjah Mada (UGM) berduka cita mendalam atas meninggalnya dua mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Maluku Tenggara.

Kedua jenazah, Septian Eka Rahmadi dan Bagus Adi Prayogo, dijadwalkan dipulangkan ke daerah asal masing-masing pada hari ini, Rabu (2/7/2025), dengan pendampingan dari pihak universitas.

Insiden tragis terjadi pada Selasa (1/7/2025) sekitar pukul 14.06 WIT, ketika sebuah longboat yang mengangkut tujuh mahasiswa KKN UGM dan lima warga lokal terbalik di Perairan Pulau Wahr, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara.

Kecelakaan ini dipicu oleh gelombang tinggi dan angin kencang saat rombongan kembali dari Pulau Wahru setelah mengambil pasir untuk proyek revitalisasi terumbu karang dengan metode Artificial Patch Reef (APR).

Septian Eka Rahmadi, mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik UGM asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, ditemukan meninggal dunia tak lama setelah kecelakaan.

Sementara itu, Bagus Adi Prayogo, mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM asal Bojonegoro, Jawa Timur, sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh warga sekitar Pulau Wahru pada pukul 23.00 WIT.

Kedua jenazah dievakuasi ke RSUD Karel Sadsuitubun, Langgur, untuk penanganan lebih lanjut.

Direktur Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) UGM, Rustamadji, menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian kedua mahasiswa tersebut.

“Kami kehilangan sosok muda yang penuh potensi dan semangat. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga diberi ketabahan,” ujarnya.

UGM saat ini tengah berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Pemerintah Provinsi Maluku, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dan Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) Maluku untuk memastikan penanganan darurat, pendampingan psikologis bagi lima mahasiswa yang selamat, serta proses pemulangan jenazah.

“UGM mengerahkan seluruh sumber daya untuk mendampingi proses pemulangan jenazah ke daerah asal dan memastikan kebutuhan mahasiswa terpenuhi dalam situasi darurat ini,” tambah Rustamadji.

Lima mahasiswa KKN UGM yang selamat, yaitu Daeren Sakti Hermanu, Muhammad Arva Sagraha, Ridwan Rahardian Wijaya, Afifudin Baliya, dan Pratista Halimawan, telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di RSUD Karel Sadsuitubun.

Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, mengonfirmasi bahwa operasi SAR telah selesai setelah Bagus Adi Prayogo ditemukan. “Dengan ditemukannya korban dan telah dievakuasi, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup,” ujarnya.

 

Artikel Terbaru

Kontingen Paduan Suara Wanita Kepri Terlantar di Bandara Soekarno-Hatta, Pilih Bernyanyi Daripada Protes

Sebuah kejadian memilukan sekaligus menginspirasi terjadi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sebanyak 27 anggota Paduan Suara Wanita (PSW) Kontingen Kepulauan Riau (Kepri) yang hendak berangkat ke Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat Daya, terpaksa terlantar karena tiket pesawat mereka ternyata hanya berstatus booking dan belum dibayar.

RBP Joyosuran Gelar Jalan-jalan Edukatif ke Museum Pers, Keris, dan Taman 45 Banjasari

INNNEWS– Rumah Belajar Pancasila (RBP) Joyosuran menggelar kegiatan belajar di luar kelas yang menyenangkan...

Garis Depan Investasi Medis: Mengapa IPO JECX Menarik untuk Investor Jangka Panjang

INNNEWS – Rencana pencatatan saham PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), pengelola jaringan JEC Eye...

ANALISIS HUKUM KEMATIAN 4 CALON MANAJER KOPDES: ADAKAH KELALAIAN INSTITUSIONAL?

INNNEWS - Meninggalnya empat Calon Manajer Koperasi Desa (Kopdes) dan Koperasi Nelayan Merah Putih...

artikel yang mirip

Kontingen Paduan Suara Wanita Kepri Terlantar di Bandara Soekarno-Hatta, Pilih Bernyanyi Daripada Protes

Sebuah kejadian memilukan sekaligus menginspirasi terjadi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sebanyak 27 anggota Paduan Suara Wanita (PSW) Kontingen Kepulauan Riau (Kepri) yang hendak berangkat ke Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat Daya, terpaksa terlantar karena tiket pesawat mereka ternyata hanya berstatus booking dan belum dibayar.

RBP Joyosuran Gelar Jalan-jalan Edukatif ke Museum Pers, Keris, dan Taman 45 Banjasari

INNNEWS– Rumah Belajar Pancasila (RBP) Joyosuran menggelar kegiatan belajar di luar kelas yang menyenangkan...

Garis Depan Investasi Medis: Mengapa IPO JECX Menarik untuk Investor Jangka Panjang

INNNEWS – Rencana pencatatan saham PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), pengelola jaringan JEC Eye...