34 total views
INNNEWS-Warga di wilayah Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, dihebohkan dengan perubahan warna air sungai yang menjadi hitam pekat dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat sekitar, terutama terkait dampak terhadap kesehatan dan lingkungan.
Menanggapi laporan warga, tim dari Dinas Lingkungan Hidup Sukoharjo langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Sejumlah petugas terlihat melakukan inspeksi di sepanjang aliran sungai serta berdialog dengan warga setempat guna mengumpulkan informasi awal terkait dugaan penyebab pencemaran.
Salah satu warga mengungkapkan bahwa perubahan warna air terjadi secara tiba-tiba dan disertai bau tidak sedap. Warga menduga pencemaran berasal dari limbah yang dibuang ke sungai, baik dari aktivitas industri maupun rumah tangga. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi ini juga dikhawatirkan dapat merusak ekosistem sungai.
Perwakilan DLH Sukoharjo menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber pencemaran. Sampel air telah diambil untuk diuji di laboratorium guna mengetahui kandungan zat berbahaya yang mungkin terdapat dalam air sungai tersebut.
“Kami akan menelusuri sumbernya dan mengambil langkah tegas jika ditemukan pelanggaran,” ujar salah satu petugas di lokasi.
DLH juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari hingga hasil uji laboratorium keluar. Selain itu, warga diminta segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mencemari lingkungan.
Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat pentingnya menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pemerintah berjanji akan bertindak cepat dan transparan dalam menangani permasalahan ini.


