181 total views
INNNEWS – Sebanyak 13.669 anak usia sekolah di DIY tercatat tidak sekolah, dengan Kabupaten Bantul menjadi wilayah tertinggi mencapai 3.727 anak, disusul Kabupaten Gunungkidul 3.429 anak dan Kabupaten Sleman 3.259 anak. Data tersebut disampaikan berdasarkan catatan Pusat Data dan Informasi Kemendikdasmen RI dan dibahas DPRD DIY, Senin (11/5/2026).
Kepala Disdikpora Bantul Nugroho Eko Setyanto menyebut pihaknya masih melakukan verifikasi data di tingkat kalurahan. Anak tidak sekolah mencakup kondisi putus sekolah, belum pernah bersekolah, maupun lulusan pada jenjang tertentu yang tidak melanjutkan pendidikan. Kondisi ini dipicu rendahnya kesadaran orang tua terhadap pendidikan, kurangnya motivasi anak, serta faktor ekonomi keluarga.
“Data tersebut masih diverifikasi di tingkat kalurahan oleh operator kalurahan,” kata Nugroho kepada Tribunjogja.com, Senin (11/5/2026).
Disdikpora Bantul melakukan penjaringan anak tidak sekolah melalui kerja sama pemerintah kalurahan serta mendorong mereka kembali ke pendidikan formal maupun nonformal melalui PKBM dan SKB. Pemerintah juga bekerja sama dengan Dinsos dan Baznas untuk membantu pembiayaan pendidikan. Selain Bantul, jumlah anak tidak sekolah di Kota Yogyakarta tercatat 1.784 anak dan Kulon Progo 1.470 anak.


