HomeGlobalTrump dan Presiden Iran Resmi Teken Kesepakatan Damai: Babak Baru Perdamaian Timur...

Trump dan Presiden Iran Resmi Teken Kesepakatan Damai: Babak Baru Perdamaian Timur Tengah

Published on

spot_img

 164 total views

INNNEWS – Hubungan antara Amerika Serikat dan Iran memasuki fase baru yang signifikan. Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Iran telah menandatangani dokumen kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung.

Penandatanganan ini terjadi di tengah pertemuan KTT G7. Trump disebutkan menandatangani nota kesepahaman (MoU) tersebut setelah makan malam dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Versailles pada Rabu (17/6/2026) malam waktu setempat. “Baru saja menandatanganinya,” ujar Trump saat meninggalkan lokasi, seperti dikutip dari AFP.

Konfirmasi dari Pihak Iran

Pemerintah Iran juga membenarkan penandatanganan dokumen tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menyatakan bahwa teks Memorandum of Understanding Islamabad telah disepakati dan ditandatangani oleh para pemimpin kedua negara. Penandatanganan dilakukan secara elektronik dan jarak jauh, sehingga upacara resmi dianggap tidak terlalu diperlukan.

Baqaei menekankan bahwa pelanggaran terhadap kesepakatan ini akan membawa konsekuensi yang lebih besar. Ia juga menyebut bahwa implementasi perjanjian akan menjadi ujian selanjutnya.

Rencana Upacara Resmi

Meski penandatanganan virtual telah dilakukan, upacara resmi dijadwalkan pada Jumat (19/6/2026) di sebuah hotel mewah di pegunungan Swiss yang menghadap Danau Lucerne. Wakil Presiden AS JD Vance dan Ketua Parlemen Iran Bagher Ghalibaf diperkirakan hadir dalam acara tersebut.

Teks perjanjian telah dirilis pada Rabu (17/6). Kesepakatan ini mencakup periode negosiasi selama dua bulan, dengan pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai langkah awal penting. Selat tersebut menjadi jalur vital bagi perdagangan minyak global.

Kesepakatan ini muncul setelah ketegangan panjang dan konflik yang berdampak luas di Timur Tengah. Trump sebelumnya telah mengumumkan kemajuan negosiasi, sementara pihak Iran menegaskan komitmen untuk mengakhiri permusuhan.

Para pengamat melihat ini sebagai terobosan diplomasi yang bisa meredakan ketegangan regional, meski masih ada tantangan implementasi, termasuk isu nuklir dan sanksi ekonomi.

Artikel Terbaru

Konflik AS-Iran Memanas Lagi: Iran Tutup Selat Hormuz, AS Balas Serangan, Harga Minyak Melonjak

INNNEWS – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak pada 13 Juli 2026. Iran...

Polri Usut Korupsi Batu Bara Rp5 T yang Melibatkan Jampidsus

INNNEWS — Kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) kembali menyeret nama...

Konflik Iran-AS Memanas Kembali

INNNEWS — Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah Amerika Serikat melancarkan...

PM Singapura Lawrence Wong: Singapura Sangat Percaya pada Masa Depan Indonesia

INNNEWS – Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan keyakinan kuat Singapura terhadap masa depan Indonesia....

artikel yang mirip

Konflik AS-Iran Memanas Lagi: Iran Tutup Selat Hormuz, AS Balas Serangan, Harga Minyak Melonjak

INNNEWS – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak pada 13 Juli 2026. Iran...

Polri Usut Korupsi Batu Bara Rp5 T yang Melibatkan Jampidsus

INNNEWS — Kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) kembali menyeret nama...

Konflik Iran-AS Memanas Kembali

INNNEWS — Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah Amerika Serikat melancarkan...