20 total views
INNNEWS – Korea Utara menembakkan sejumlah roket dan rudal balistik jarak pendek ke Laut Timur (Laut Jepang) pada Sabtu (12/9/2026). Peluncuran itu dikonfirmasi media resmi Pyongyang sebagai bagian dari latihan serangan gabungan.
Militer Korea Selatan mendeteksi beberapa rudal balistik diluncurkan dari kawasan Wonsan di pantai timur Korea Utara sekitar pukul 05.20 waktu setempat. Rudal-rudal tersebut terbang sekitar 250 kilometer sebelum jatuh ke laut.
Pada Senin (14/9), Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan bahwa peluncuran itu merupakan latihan tembak gabungan unit artileri dan rudal Tentara Rakyat Korea. Latihan melibatkan drone serang, rudal jelajah taktis, peluncur roket multipel berkaliber besar berteknologi tekanan termal, serta rudal balistik taktis.
KCNA mengklaim seluruh sistem senjata berhasil menghantam target dengan akurasi 100 persen dan menunjukkan “daya hancur besar dari tembakan terkonsentrasi.” Klaim tersebut belum bisa diverifikasi secara independen.
Peluncuran ini terjadi sehari setelah Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang menyelesaikan latihan militer trilateral Freedom Edge. Korea Utara memandang latihan tersebut sebagai provokasi. Ini merupakan peluncuran rudal balistik ke-13 Korea Utara sepanjang 2026.


