HomeGaya HidupKe Kampung Gitar Legendaris Sukoharjo yang Mendunia, Pulang Bawa Gitar Home Industry...

Ke Kampung Gitar Legendaris Sukoharjo yang Mendunia, Pulang Bawa Gitar Home Industry Berkualitas

Published on

spot_img

 3,032 total views

SUKOHARJO – Memiliki julukan kampung gitar, Desa Ngrombo dan Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ini memiliki keunikan lantaran mayoritas warganya berprofesi sebagai pengrajin gitar.

Sejak tahun tujuh puluhan, keahlian membuat gitar sudah diwariskan dari generasi ke generasi hingga saat ini. Hal ini membuat pengrajin gitar di kedua desa ini terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. Terutama dalam hal pemasaran.

“Dulu waktu awal-awal, kami memasarkan gitar itu dari rumah ke rumah dan ada yang istilahnya kami titip jual,” ujar Sumardi (57) salah satu pengrajin gitar Desa Ngrombo saat ditemui INN baru-baru ini di kediamannya.

Pameran Gitar dari Desa Ngrombo (Gambar: Interestnews)

Namun seiring berjalannya waktu, gitar dari Ngrombo maupun Mancasan semakin dikenal masyarakat dan banyak diminati. Banyaknya permintaan pembeli tidak hanya melalui toko saja melainkan juga secara online.

Banyak pengrajin ataupun penjual gitar yang memanfaatkan perkembangan IT (Information and Technology) sebagai model penjualan/pemasaran terutama anak muda. Kini banyak platform marketplace (lokapasar) tersedia yang dapat dimanfaatkan.

Dengan adanya marketplace ini memudahkan para penjual gitar di kedua desa ini.

“untuk promosi kita buat video-video cinematic kemudian diupload dan diselipin produk,” ucap Yosep, admin salah satu toko gitar online di Mancasan saat ditemui INN.

Hal ini juga dapat memperluas target pasar, tidak hanya yang berkunjung ke toko saja, siapapun di seluruh Indonesia dapat memesan produk gitar dari sini.

Berbagai Macam Gitar yang Tersedia di Toko – INN

Bagi INNers yang ingin mendapatkan gita-gitar unik dan berkualitas produksi Indonesia, bisa mendatangi secara langsung toko-toko penjualan di Desa Ngrombo dan Mancasan.

Gitar home industry tersebut memiliki harga pasaran yang cukup terjangkau. Harga yang ditawarkan bervariasi mulai dari Rp100 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung jenis kayu dan tingkat kesulitan produksinya.

Proses pembuatan gitar juga bisa disaksikan pembeli secara langsung.

Produksi gitar dan alat musik petik lainnya dari kedua desa ini, tak hanya dikenal di tingkat daerah saja, melainkan juga di tingkat nasional maupun internasional.

Artikel Terbaru

Demo 27 Agustus di Depan DPR Jakarta: Empat Kelompok Massa Sampaikan Tuntutan Berbeda

INNNEWS – Sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung...

Perang Dagang AS-Kanada Memanas

INNNEWS – Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Kanada semakin memanas setelah perundingan dagang...

Gempa Susulan Terus Guncang NTT, Korban dan Pengungsi Masih Tinggi

INNNEWS – Rangkaian gempa susulan masih terus mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa...

Massa Demo 27 Agustus Mulai Berkumpul di Depan DPR, Pemerintah Hormati Hak Berpendapat

INNNEWS – Massa aksi unjuk rasa 27 Agustus 2026 mulai berkumpul di depan Gedung...

artikel yang mirip

Demo 27 Agustus di Depan DPR Jakarta: Empat Kelompok Massa Sampaikan Tuntutan Berbeda

INNNEWS – Sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung...

Perang Dagang AS-Kanada Memanas

INNNEWS – Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Kanada semakin memanas setelah perundingan dagang...

Gempa Susulan Terus Guncang NTT, Korban dan Pengungsi Masih Tinggi

INNNEWS – Rangkaian gempa susulan masih terus mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa...