HomeTrendingRatusan Warga Solo Deklarasi Dukung Gusti Bhre Maju Pilkada Solo 

Ratusan Warga Solo Deklarasi Dukung Gusti Bhre Maju Pilkada Solo 

Published on

spot_img

 818 total views

SOlO – Ratusan warga Solo melakukan aksi dukungan untuk Raja Mangkunegaran X Kanjeng Gusti Bhre Cakrahutomo atau dikenal dengan sebutan Gusti Bhre untuk menjadi calon Wali Kota Solo di Pilkada mendatang.

Mereka membentangkan spanduk dengan tulisan “Gerak Bareng Soren-soren”.

Aksi tersebut dilakukan dalam bentuk konser musik mini di Jalan Diponegoro 3 Kota Solo.

Mereka juga membentangkan baliho putih polos berukuran besar untuk menorehkan tanda tangan mereka sebagai bentuk dukungan kepada Gusti Bhre.

Diketahui nama Gusti Bhre memang kerap jadi perbincangan publik untuk menduduki kursi Wali Kota Solo.

Dia juga beberapa kali menempati urutan teratas dalam survei calon pemimpin di Kota Bengawan itu.

Namun hingga kini belum ada partai politik atau parpol yang mendeklarasikan dukungan untuknya.

Artikel Terbaru

INDONESIA IN DENIAL 25 Tahun Berlalu, Kita Masih Sulit Membaca Realitas

Dua puluh lima tahun berlalu, krisis literasi Indonesia masih menjadi tantangan besar. Elwin Tobing mengulas bagaimana lemahnya budaya membaca dan berpikir kritis memengaruhi kemajuan bangsa, serta pentingnya transformasi literasi untuk masa depan Indonesia.

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...

IHSG Anjlok Lagi di Awal Pekan, BEI Pangkas Batas ARB Jadi 7 Persen Imbas Ancaman MSCI

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali diguncang tekanan berat pada perdagangan Senin...

artikel yang mirip

INDONESIA IN DENIAL 25 Tahun Berlalu, Kita Masih Sulit Membaca Realitas

Dua puluh lima tahun berlalu, krisis literasi Indonesia masih menjadi tantangan besar. Elwin Tobing mengulas bagaimana lemahnya budaya membaca dan berpikir kritis memengaruhi kemajuan bangsa, serta pentingnya transformasi literasi untuk masa depan Indonesia.

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...