HomeGlobalHarga Minyak Turun Drastis Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran-Israel

Harga Minyak Turun Drastis Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran-Israel

Published on

spot_img

 1,240 total views

INN INTERNASIONAL – Harga minyak dunia anjlok tajam pada Selasa (24/6/2025) menyusul pengumuman Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, mengenai gencatan senjata antara Iran dan Israel.

Pengumuman ini meredakan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang sebelumnya memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan minyak global.

Melalui platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa Israel dan Iran telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata penuh mulai tengah malam waktu New York.

Kesepakatan ini, yang awalnya berlaku selama 12 jam, diharapkan dapat mengakhiri konflik dalam waktu 24 jam. Langkah ini menyusul serangan simbolis Iran ke pangkalan militer AS di Qatar, yang tidak menimbulkan korban jiwa, sehingga mengurangi eskalasi ketegangan.

Harga Minyak Anjlok Lebih dari 3%

Akibat pengumuman tersebut, harga minyak mentah dunia langsung tertekan. Minyak Brent, acuan global, turun sebesar 2,69 dolar AS atau 3,76% menjadi 68,79 dolar AS per barel, mencatat level terendah sejak 11 Mei 2025.

Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI), acuan AS, merosot 2,78 dolar AS atau 3,94% ke level 65,46 dolar AS per barel, menyentuh titik terendah sejak 9 Juni 2025. Dalam sesi perdagangan, kedua jenis minyak sempat anjlok lebih dari 4% hingga 6%.

“Pasar minyak bereaksi cepat terhadap kabar gencatan senjata ini. Ketidakpastian geopolitik yang mereda membuat pelaku pasar mengurangi spekulasi risiko gangguan pasokan,” kata John Kilduff, analis energi dari Again Capital, seperti dikutip dari Reuters.

Dampak pada Pasar Global

Penurunan harga minyak ini juga memengaruhi pasar energi secara luas. Saham perusahaan minyak besar seperti Exxon Mobil dan Chevron turun masing-masing 1,8% dan 2,2% dalam perdagangan awal.

Di sisi lain, investor beralih ke aset yang dianggap lebih aman, seperti obligasi pemerintah AS, setelah ketegangan mereda.

Meski begitu, beberapa analis memperingatkan bahwa pasar minyak tetap rentan terhadap perkembangan lebih lanjut. “Gencatan senjata ini baru tahap awal. Jika ada pelanggaran atau ketidakpatuhan, harga minyak bisa kembali melonjak,” ujar Tamas Varga, analis dari PVM Oil Associates.

Implikasi bagi Indonesia

Bagi Indonesia, penurunan harga minyak dunia dapat memberikan efek beragam. Di satu sisi, harga bahan bakar yang lebih rendah dapat mengurangi tekanan pada anggaran subsidi energi pemerintah.

Namun, sebagai negara pengekspor minyak dan gas, pendapatan dari sektor energi berpotensi terdampak jika harga tetap rendah dalam jangka panjang.

Hingga berita ini ditulis, pasar masih mencermati perkembangan lebih lanjut terkait implementasi gencatan senjata.

Pelaku pasar juga menantikan laporan mingguan persediaan minyak AS dari American Petroleum Institute (API) untuk mengukur sentimen lebih lanjut.

 

Artikel Terbaru

22Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren

INNNEWS – Kebakaran terjadi di sebuah apartemen di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, sehingga memicu...

Keraton Surakarta Sebut Perlu Dukungan untuk Melestarikan Kebudayaan Jawa

INNNEWS-Keraton Surakarta Hadiningrat menegaskan pentingnya dukungan dari berbagai pihak guna menjaga dan melestarikan kebudayaan...

Ratusan Siswa di Klaten Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat di Puskesmas Majegan

INNNEWS-Klaten – Ratusan siswa dan guru di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, diduga...

Mimbar Agama Disuruh ‘Tenang’? Publik Curiga Ada Upaya Membungkam Suara Kritis!

INNEWS - Sebuah surat resmi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur memicu...

artikel yang mirip

22Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren

INNNEWS – Kebakaran terjadi di sebuah apartemen di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, sehingga memicu...

Keraton Surakarta Sebut Perlu Dukungan untuk Melestarikan Kebudayaan Jawa

INNNEWS-Keraton Surakarta Hadiningrat menegaskan pentingnya dukungan dari berbagai pihak guna menjaga dan melestarikan kebudayaan...

Ratusan Siswa di Klaten Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat di Puskesmas Majegan

INNNEWS-Klaten – Ratusan siswa dan guru di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, diduga...