HomeTrendingDemo di Pati Makin Panas Tuntut Bupati Sudewo Mundur

Demo di Pati Makin Panas Tuntut Bupati Sudewo Mundur

Published on

spot_img

 3,002 total views

PATI – Ribuan warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berbondong-bondong memadati kawasan Alun-alun Pati dan depan Kantor Bupati Pati sejak subuh hari ini, Rabu (13/8/2025), untuk menggelar aksi demonstrasi besar-besaran.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu dengan tegas menuntut Bupati Pati, Sudewo, mengundurkan diri dari jabatannya akibat serangkaian kebijakan kontroversial yang dinilai merugikan masyarakat.

Pantauan di lokasi menunjukkan massa mulai berdatangan sejak pukul 07.00 WIB, membawa spanduk, poster, dan atribut demonstrasi seperti keranda jenazah bertuliskan “Keranda Penipu”.

Aksi dipusatkan di depan Pendopo Kabupaten Pati, dengan sebuah truk tronton sebagai panggung orasi. Koordinator aksi, Ahmad Husein, memperkirakan jumlah peserta mencapai lebih dari 100 ribu orang, melampaui tantangan 50 ribu demonstran yang pernah dilontarkan Sudewo beberapa waktu lalu.

Kebijakan Kontroversial Jadi Pemicu

Aksi demonstrasi ini dipicu oleh sejumlah kebijakan Sudewo yang dianggap sewenang-wenang. Salah satunya adalah rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) sebesar 250 persen, yang meskipun akhirnya dibatalkan pada 8 Agustus 2025 setelah protes keras dari masyarakat, tetap memicu kemarahan.

Selain itu, kebijakan regrouping sekolah yang menyebabkan banyak guru honorer kehilangan pekerjaan dan PHK ratusan tenaga honorer RSUD RAA Soewondo tanpa pesangon turut memperburuk situasi.

Warga juga menyoroti sikap Sudewo yang dinilai arogan, terutama setelah pernyataannya yang menantang masyarakat untuk mengerahkan 50 ribu demonstran. Pernyataan itu dirasa menyakiti hati rakyat.

Aksi ini menjadi sorotan nasional dan dianggap sebagai salah satu demonstrasi terbesar dalam sejarah politik Pati.

Masyarakat menanti langkah konkret dari Sudewo, apakah akan memilih mundur secara sukarela atau menghadapi tekanan yang kian meningkat dari rakyat Pati.

Artikel Terbaru

22Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren

INNNEWS – Kebakaran terjadi di sebuah apartemen di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, sehingga memicu...

Keraton Surakarta Sebut Perlu Dukungan untuk Melestarikan Kebudayaan Jawa

INNNEWS-Keraton Surakarta Hadiningrat menegaskan pentingnya dukungan dari berbagai pihak guna menjaga dan melestarikan kebudayaan...

Ratusan Siswa di Klaten Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat di Puskesmas Majegan

INNNEWS-Klaten – Ratusan siswa dan guru di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, diduga...

Mimbar Agama Disuruh ‘Tenang’? Publik Curiga Ada Upaya Membungkam Suara Kritis!

INNEWS - Sebuah surat resmi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur memicu...

artikel yang mirip

22Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren

INNNEWS – Kebakaran terjadi di sebuah apartemen di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, sehingga memicu...

Keraton Surakarta Sebut Perlu Dukungan untuk Melestarikan Kebudayaan Jawa

INNNEWS-Keraton Surakarta Hadiningrat menegaskan pentingnya dukungan dari berbagai pihak guna menjaga dan melestarikan kebudayaan...

Ratusan Siswa di Klaten Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat di Puskesmas Majegan

INNNEWS-Klaten – Ratusan siswa dan guru di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, diduga...