HomeTrendingGempa M 7,6 Guncang Sulawesi Utara, Sempat Picu Tsunami dan Sebabkan Korban

Gempa M 7,6 Guncang Sulawesi Utara, Sempat Picu Tsunami dan Sebabkan Korban

Published on

spot_img

 456 total views

INNNEWS — Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya pada Kamis pagi, memicu kepanikan warga serta peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah pesisir.

Berdasarkan laporan lembaga pemantau gempa internasional dan otoritas Indonesia, gempa berkekuatan magnitudo 7,6 terjadi di wilayah Laut Maluku dengan kedalaman sekitar 35 kilometer. Guncangan dirasakan luas hingga ke Manado, Bitung, dan sejumlah wilayah di Maluku Utara.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan tsunami dengan potensi ketinggian gelombang mencapai 0,5 hingga 3 meter. Sejumlah titik terpantau mengalami kenaikan muka air laut, dengan gelombang tertinggi mencapai sekitar 0,75 meter di wilayah Minahasa Utara.

Meski demikian, peringatan tsunami kemudian dicabut setelah kondisi dinyatakan aman dan tidak berpotensi gelombang besar yang merusak. Otoritas juga memastikan bahwa ancaman tsunami telah berakhir beberapa jam setelah gempa utama terjadi.

Dampak gempa dilaporkan menyebabkan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah. Beberapa rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan ringan hingga sedang, termasuk bangunan gereja dan fasilitas olahraga. Selain itu, satu korban jiwa dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan di wilayah Sulawesi Utara.

BMKG juga mencatat puluhan gempa susulan setelah gempa utama, dengan kekuatan bervariasi, termasuk gempa susulan terbesar berkekuatan sekitar magnitudo 5,8. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan.

Peristiwa ini kembali menegaskan tingginya aktivitas seismik di Indonesia yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik. Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi serta meningkatkan kesiapsiagaan bencana, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah pesisir.

Artikel Terbaru

Kegiatan Budaya dan Karnaval Warga Mulai Ramai, Ngadisono Solo Gelar Karnaval Kostum Profesi

INNNEWS – Suasana menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa di berbagai...

Pemerintah dan Partai Politik Bahas Rapor Pemerintahan Prabowo Jelang Dua Tahun

INNNEWS – Pemerintah bersama sejumlah partai politik mulai membahas rapor kinerja pemerintahan Presiden Prabowo...

Kebakaran Lahan di Gunung Bromo Meluas, Luas Area Terdampak Capai 520 Hektare

INNNEWS– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS),...

Pemkot Solo Terus Dorong Perluasan Kampung Bebas Asap Rokok

INNNEWS– Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terus mendorong terwujudnya Kampung Bebas Asap Rokok di berbagai...

artikel yang mirip

Kegiatan Budaya dan Karnaval Warga Mulai Ramai, Ngadisono Solo Gelar Karnaval Kostum Profesi

INNNEWS – Suasana menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa di berbagai...

Pemerintah dan Partai Politik Bahas Rapor Pemerintahan Prabowo Jelang Dua Tahun

INNNEWS – Pemerintah bersama sejumlah partai politik mulai membahas rapor kinerja pemerintahan Presiden Prabowo...

Kebakaran Lahan di Gunung Bromo Meluas, Luas Area Terdampak Capai 520 Hektare

INNNEWS– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS),...