HomeHeadlineHarga Pertamax Dex Tembus Rp23.900, Pengguna Mobil Diesel Ramai-ramai Akali Barcode Biosolar...

Harga Pertamax Dex Tembus Rp23.900, Pengguna Mobil Diesel Ramai-ramai Akali Barcode Biosolar 20 April 2026

Published on

spot_img

 73 total views

INNNEWS-Kenaikan harga bahan bakar jenis Pertamax Dex yang kini menembus Rp23.900 per liter memicu reaksi dari para pengguna kendaraan diesel di berbagai daerah. Kondisi ini mendorong sebagian masyarakat mencari alternatif yang lebih terjangkau, salah satunya dengan beralih ke Biosolar bersubsidi.
Namun, keterbatasan akses terhadap Biosolar yang menggunakan sistem barcode membuat sejumlah pengguna mobil diesel diduga mencari cara untuk mengakali aturan tersebut. Fenomena ini ramai diperbincangkan di media sosial, di mana beberapa warganet membagikan pengalaman hingga tips mendapatkan barcode subsidi, meski tidak sesuai peruntukan.
Pemerintah sendiri telah menetapkan bahwa Biosolar hanya diperuntukkan bagi kendaraan tertentu, seperti angkutan umum, logistik, dan usaha mikro. Sementara itu, kendaraan pribadi non-kategori tidak diperbolehkan menggunakan bahan bakar subsidi tersebut.
Pengamat otomotif menilai, lonjakan harga Pertamax Dex menjadi salah satu faktor utama meningkatnya minat terhadap Biosolar. Selain itu, kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil juga membuat masyarakat lebih sensitif terhadap pengeluaran, termasuk biaya bahan bakar.
Di sisi lain, pihak berwenang mengingatkan bahwa penyalahgunaan barcode subsidi dapat dikenakan sanksi tegas. Selain merugikan negara, praktik tersebut juga dinilai tidak adil bagi masyarakat yang benar-benar berhak menerima subsidi.
PT Pertamina (Persero) sebagai penyedia BBM terus melakukan pengawasan terhadap distribusi Biosolar, termasuk melalui sistem digitalisasi SPBU. Upaya ini diharapkan mampu meminimalisir penyalahgunaan serta memastikan subsidi tepat sasaran.
Masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku dan menggunakan bahan bakar sesuai dengan ketentuan. Pemerintah juga didorong untuk mengevaluasi kebijakan harga BBM agar tetap seimbang antara kebutuhan fiskal negara dan daya beli masyarakat.

Artikel Terbaru

Solo Peringkat Ke-12 Kota Paling Toleran 2025, Respati: Kami Terus Berbenah

INNNEWS -Kota Solo kembali mencatatkan prestasi dalam indeks kota toleran tahun 2025 dengan menempati...

Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.600 per Liter

INNNEWS – Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir....

Harga Emas Naik Turun Bak Roller Coaster, Bandar Berburu Harga Murah

INNNEWS -Pergerakan harga emas dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan fluktuasi yang cukup tajam, layaknya...

Petugas Karantina Banten Temukan Gulma Invasif di Produk Impor Asal Australia

INNNEWS– Petugas Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten menemukan gulma invasif berbahaya pada...

artikel yang mirip

Solo Peringkat Ke-12 Kota Paling Toleran 2025, Respati: Kami Terus Berbenah

INNNEWS -Kota Solo kembali mencatatkan prestasi dalam indeks kota toleran tahun 2025 dengan menempati...

Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.600 per Liter

INNNEWS – Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir....

Harga Emas Naik Turun Bak Roller Coaster, Bandar Berburu Harga Murah

INNNEWS -Pergerakan harga emas dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan fluktuasi yang cukup tajam, layaknya...