38 total views
INNNEWS – Anggota DPR RI sekaligus mantan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, memberikan apresiasi terhadap keberhasilan operasi ambush yang dilakukan prajurit Korps Marinir TNI AL terhadap kelompok bersenjata di wilayah perbatasan Papua. Operasi tersebut dijalankan oleh Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 4 Marinir dalam masa penugasan Juli 2025 hingga April 2026.
Apresiasi itu diberikan kepada Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto yang sebelumnya menerima penghargaan dari Kepala Staf Angkatan Laut atas keberhasilan operasi tersebut. Dalam operasi itu, prajurit Marinir berhasil menyita dua senjata api rakitan dan 22 butir amunisi yang diduga digunakan kelompok bersenjata di kawasan perbatasan Papua.
Menurut Bamsoet, keberhasilan operasi tersebut menunjukkan profesionalisme dan kesiapan prajurit TNI dalam menjaga keamanan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di daerah rawan konflik. Ia menilai operasi itu bukan sekadar langkah militer, tetapi juga bagian dari upaya menjaga stabilitas dan melindungi masyarakat sipil di Papua.
“Keberhasilan ini menunjukkan profesionalisme, keberanian, dan ketajaman intelijen prajurit Marinir kita,” ujar Bamsoet dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).
Bamsoet juga menilai pola pendekatan TNI saat ini semakin adaptif dalam menghadapi dinamika gangguan keamanan di Papua. Menurutnya, kelompok bersenjata kerap berpindah lokasi dan memanfaatkan kondisi geografis yang sulit dijangkau untuk menghindari aparat keamanan. Karena itu, operasi yang dilakukan dengan pendekatan intelijen dan strategi presisi dinilai penting dalam menjaga stabilitas keamanan jangka panjang di wilayah tersebut.
Ia menambahkan bahwa penyitaan senjata dan amunisi memiliki dampak strategis karena dapat memutus rantai logistik kelompok bersenjata. Dalam banyak kasus, keterbatasan persenjataan dianggap mampu mengurangi potensi gangguan keamanan maupun serangan terhadap masyarakat dan aparat.
Situasi keamanan di Papua dalam beberapa tahun terakhir memang masih menjadi perhatian pemerintah. Sejumlah insiden kontak senjata antara aparat dan kelompok bersenjata masih terjadi, terutama di wilayah pegunungan dan perbatasan. TNI dan aparat keamanan terus melakukan operasi pengamanan guna menjaga situasi tetap kondusif serta memastikan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman.
Bamsoet berharap keberhasilan operasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi prajurit TNI lainnya dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat demi menciptakan perdamaian serta stabilitas di Papua secara berkelanjutan.


